Gresik, BeritaTKP.com – Gempa Bumi dengan kekuatan M 6,5 kembali melanda Tuban, pada Jumat (22/3/2024), pukul 15.52 WIB. Gempa tektonik tersebut terletak pada koordinat 5,92 derajat LS dan 112,35 derajat BT dengan kedalaman 10 km.

Gempa tersebut dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah dekat dengan titik pusat gempa, termasuk Pulau Bawean.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, kerusakan akibat gempa terjadi di 16 desa dalam 2 kecamatan di Pulau Bawean.

Kepala BPBD Gresik, Sukardi merinci, bangunan yang rusak diantaranya sekolah, masjid, rumah sakit, pondok pesantren.

“Terdapat 64 bangunan yang rusak, rusak ringan, sedang, berat. Hal itu terjadi di Kecamatan Tambak dan Sangkapura, setidaknya melanda 16 Desa,” kata dia, dikutip dari memorandum.

Sementara itu, ada satu orang korban luka. Saat ini, korban sudah dilakukan penanganan medis. Terlebih BPBD Gresik saat ini telah memfokuskan perbantuan di 2 kecamatan itu.

“Kami kerahkan bantuan berupa logistik dan juga tenaga petugas BPBD Gresik beserta stakeholder terkait. Stand by, mengantisipasi gempa susulan,” ungkap dia.

Pihaknya, bersama stakeholder lain telah melakukan penanganan terhadap warga di lokasi terdampak. “Kami fokuskan lokasi terdampak parah. Di Kecamatan Tambak dan Sangkapura,” ucap Sukardi.

Dirincikan, kerusakan dialami oleh 57 rumah (42 rusak ringan, 10 rusak sedang, dan 5 rusak berat), 2 sekolah rusak ringan, 1 ponpes rusak sedang, 2 masjid (1 rusak ringan dan 1 rusak berat), 1 Kantor Desa Rusak ringan, 1 Rumah Sakit rusak ringan. Sementara itu, tidak ada korban jiwa, 1 orang mengalami luka ringan. (Din/RED)