Gresik, BeritaTKP.com – Satreskoba Polres Gresik menangkap empat orang dalam satu keluarga di Kabupaten Gresik yang terlibat peredaran gelap narkoba jenis sabu. Mereka kini harus mendekam di balik jeruji Polres Gresik.

Kasatreskoba Polres Gresik Iptu Joko Suprianto mengatakan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat tentang aktivitas mencurigakan yang kerap ditunjukkan oleh para pelaku.

Para pelaku diantaranya masing-masing bernama Umar Faruq (24) Sohib (32), serta Ainur (28) dan Zahrotul Azizah (21), yang merupakan pasangan suami-istri asal Kabupaten Bangkalan, Madura. Mereka datang ke Gresik untuk mengedarkan sabu.

“Selama di Gresik, tinggal di tempat kost kawasan jalan Usman Sadar Kecamatan Kota,” ungkapnya, Jum’at (15/3/2024).

Dari hasil penyelidikan, para pelaku kompak menjajakan serbuk haram kepada pelanggan di tempat kos mulai dari pekerja, pelajar, hingga kalangan muda. “Mendapat pasokan dari jaringan narkoba Madura. Lalu menjajakan paket hemat seharga Rp 400 ribu dengan berat berkisar 0,20 gram tiap poketnya,” jelasnya.

Saat melakukan penggeledahan, petugas mendapati 9 poket sabu siap edar. Yang tersimpan di dalam satu botol plastik kecil. Termasuk timbangan elektrik beserta 5 buah handphone. Barang tersebut nantinya akan dijual kembali. Namun, kami juga menemukan seperangkat alat hisapnya yang biasa digunakan para pelaku.

“Kami menghimbau masyarakat untuk melaporkan segala aktivitas mencurigakan. Khususnya berkaitan dengan potensi penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu tersangka bernama Umar Faruq mengatakan bahwa pihaknya membeli barang haram tersebut dari wilayah Madura. Biasanya, ia mendapat serbuk kristal cukup banyak dengan harga mencapai Rp5 juta. “Kemudian saya pecah menjadi ukuran kecil agar lebih terjangkau dan dapat untung,” ungkapnya.

Saat diedarkan bisnis haram tersebut, Umar dibantu tiga saudaranya yang bertugas sebagai pengedar. Untuk setiap poket yang laku terjual, Umar pun mendapat keuntungan mencapai Rp 200 ribu. “Baru tiga bulan terakhir menjadi pengedar,” kilahnya. (Din/RED)