Surabaya, BeritaTKP.com – Operasi Keselamatan Semeru 2024 digelar di Jalan Ngaglik, Kota Surabaya. Dari operasi tersebut, petugas kepolisian berhasil menindak 14 pelanggar lalu lintas. Operasi ini dilakukan bertujuan untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara.

Operasi tersebut dipimpin oleh Kapolsek Simokerto, Kompol Mohammad Irfan dengan melibatkan 17 personel gabungan dari Polsek Simokerto, Tambaksari, dan Bubutan.

Petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan yakni SIM dan STNK, serta penggeledahan motor, mobil dan badan pengendara untuk mencari narkotika, senjata tajam, dan minuman beralkohol, pada Sabtu (16/3/2024).

Hasil operasi menunjukkan 14 pengendara kena tilang dikarenakan berbagai pelanggaran, seperti tidak menggunakan helm, tidak memiliki SIM, motor tidak memiliki plat nomor dan spion, serta tidak dapat menunjukkan STNK.

“Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas,” kata Kompol Irfan. “Kami harap masyarakat dapat lebih tertib dan disiplin dalam berkendara untuk menghindari kecelakaan,” imbuhnya.

Kompol Irfan menghimbau kepada masyarakat untuk selalu membawa SIM dan STNK saat berkendara, serta untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan di jalan raya. Kepolisian juga akan terus melakukan penertiban pengendara di jam-jam rawah di wilayah Surabaya.

Operasi Keselamatan Semeru 2024 berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 4 hingga 17 Maret 2024. Operasi ini fokus pada penindakan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti tidak memakai helm, melawan arus, dan bermain ponsel saat mengemudi. (Din/RED)