SURABAYA, BeritaTKP.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto dan Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan, serta didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, menerima Courtesy Call Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) ll, dalam rangka meningkatkan kerja sama dan sinergitas antara Polda Jatim dengan Pangkoarmada ll, pada Selasa (2/1/2024) di Selasar Gedung Patuh Mapolda Jatim.
Dalam kunjungannya Pangkoarmada ll, Laksda TNI Dr. Denih Hendrata mengatakan. Pihaknya siap dalam rangka mendukung dan mensukseskan penyelenggara pemilu, dengan menyiapkan kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dalam pendistribusian logistik, serta personel di lapangan.
“Saya menyiapkan personel, juga Kapal KRI, untuk membawa logistik pemilu,” kata Pangkoarmada ll saat courtesy call di Polda Jatim.
“Untuk pengamanan tentu sudah disiapkan, bersama Polres untuk ngecek pos mana saja, ada titik-titik yang di stanbay kan. Saya ingin yang dilapangan itu mendukung dari kepolisian yang dikerahkan oleh Polda maupun oleh Kodam,” lanjutnya.
Sementara itu, dalam hal ini Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto juga memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu, dalam hal pendistribusian logistik.
“Pak Presiden kemarin dalam arahannya kepada jajaran ketua KPU seluruh Indonesia kan juga demikian. Bahwa pemerintah boleh menyiapkan dan membantu distribusi logistik, termasuk BBM-nya,” tandasnya.
“Kalo sudah Presiden dawuh kayak gini ya Gubernur paling tidak sudah mengalokasikan itu kebutuhan BBM. Kalo menurut saya ini koordinasi aja, kalo memang ini dari awal di koordinasikan nanti kita ngomong sama bu Gubernur atau pak Sekda, minta KPU kebutuhannya kayak apa,” ujarnya.
Lebih lanjut Irjen Pol Imam Sugianto juga mengatakan. Sukur-sukur tidak pakai kapal Angkatan Laut malah lebih bagus, tanpa kapal Angkatan Laut mereka bisa mendistribusikan itu sampai ke Pulau-pulau yang kecil-kecil, di daerah Sumenep sana.
“Kalo itu bisa dilaksanakan alhamdulillah dan nanti kita pantau bersama, mudah-mudahan waktu dua minggu ini bisa ada penjelasan konkret dari ketua KPU,” pungkasnya. (xoxo)





