Sampang, BeritaTKP.com – Densus 88 Antiteror tangkap salah satu alumni PGSD Malang angkatan 1994 di Jalan Merapi, Kelurahan Rontengah, Kecamatan/Kabupaten Sampang. Penangkapan kepada seorang guru aparatur sipil negara (ASN) berinsial S ini didasari atas dugaan keterkaitannya S dengan salah satu jaringan teroris. Pria yang telah diangkat menjadi ASN sejak 2000 itu pun tak bisa berkutik.
Kapolres Sampang AKBP Arman membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di wilayah Sampang tersebut. Arman membenarkan teroris itu ditangkap di rumah kontrakannya pada Kamis (13/10/2022) malam lalu. “Iya menang benar, itu penangkapan Kamis Malam di rumah kontrakannya,” ujar Arman, Minggu (16/10/2022) kemarin.
Diketahui S tinggal bersama istri dan anaknya di rumah kontrakannya. S yang sehari-hari mengajar di sebuah SD di Kelurahan Gunung Sekar, Sampang, merupakan warga Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.
Arman mengaku tidak bisa menjelaskan lebih detail soal penangkapan tersebut dan jaringan teroris mana tempat S terlibat. Sebab, kata Arman, penangkapan ASN inisial S itu berlangsung secara tertutup. “Terduga teroris langsung dibawa oleh Tim Densus bersama sejumlah barang bukti yang diamankan,” kata Arman.
Polres Sampang, ujar Amran, hanya bersifat mem-back up proses pengamanan maupun penggeledahan yang dilakukan di rumah kontrakan terduga teroris itu. “Kalau detailnya kami tidak paham. Polres Sampang sifatnya memback-up saja,” katanya. (Din/RED)






