Lamongan, BeritaTKP.com – Kecelakaan karambol terjadi di ruas jalan poros nasional Lamongan-Babat, tepatnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kaliotik, Lamongan, dengan awal kejadian bermula saat sebuah pikap tanpa muatan diseruduk truk dari arah belakang saat berhenti menunggu penyeberangan. Beruntungnya dalam kecelakaan ini, tidak ada korban jiwa, namun bodi pikap mengalami rusak berat.
Kejadian ini bermula ketika ada sebuah truk tronton yang dikemudikan oleh Ikhwan Wahyu Ramadhan (22) warga Kudus melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Babat. Ketika sampai di TKP, truk bernopol K 1957 DC ini berhenti untuk memberikan kesempatan bagi penyeberang jalan.
Di waktu yang sama, di belakang truk tronton ini melaju sebuah pikap dengan nopol S 9505 JH yang dikemudikan oleh Muhajir (61) dan berpenumpang Nailul Niam (33), keduanya warga Solokuro, Lamongan.
Berurut di belakangnya melaju pikap dengan Nopol W 8358 K yang dikemudikan Suhadi Cipto (48) warga Duduk sampeyan, Kabupaten Gresik.
Melihat truk tronton di depan mereka berhenti untuk memberikan kesempatan menyeberang, 2 pikap yang berada di belakang truk tersebut kemudian juga ikut berhenti.
Ketika 2 pikap tersebut berhenti, truk lain yang ada di belakang tersebut, yaitu truk fuso dengan nopol K 8032 DC yang dikemudikan Muhammad Agus (24) tidak mengurangi kecepatan.
Melihat hal ini, Suhadi Cipto yang mengendarai pikap dengan Nopol W 8358 K berusaha menghindar ke lajur kiri.
“Karena pengemudi truk fuso kurang konsentrasi dan jarak sudah dekat sehingga terjadilah tabrak depan-belakang dan tabrak samping-samping terhadap pikap,” ujarnya.
Akibat tertabrak dari belakang, pikup pun keluar ke jalur jalan yang berlawanan hingga naik ke trotoar jalan dan hampir menabrak pagar rumah warga. akibat kejadian ini, penumpang pikap mengalami luka dan dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan. Selain itu, kejadian ini juga menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sopir pikap yang mengalami luka sudah kami evakuasi ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Iptu Anang Purwo, Selasa (11/10/2022).
Anang menambahkan proses evakuasi terhadap bodi pikap yang nangkring di atas trotoar jalan sudah selesai dilakukan dengan menggunakan mobil derek. Arus lalu lintas pun, saat ini sudah lancar kembali.
Anang juga menjelaskan, pihaknya sudah menggelar olah TKP sementara dan meminta keterangan para saksi yang mengetahui kejadian ini. “Sopir truk tronton yang menabrak 2 pikap tersebut juga kami mintai keterangan dan akan kami tes urine,” tandasnya. (Din/RED)






