Kediri, BeritaTKP.com – DS (38), orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) yang berasal dari Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari menara masjid desa setempat, Rabu (6/7/2022) tadi pagi.
“Dari keterangan para saksi, jika korban ini mengalami gangguan jiwa,” kata Kapolsek Ngasem, Iptu Dyan Purwandi.
Disampaikan Iptu Dyan, saksi pertama kali yang mengetahui korban meninggal dunia dari menara masjid dengan ketinggian kurang lebih 24 meter adalah Mustofa (42), selaku warga setempat.
Kebetulan pada saat itu saksi setelah melaksanakan ibadah salat subuh dan melihat korban berada di sekitar halaman masjid.
“Sebelum meninggal dunia korban mondar mandir di sekitaran masjid dan kemudian memanjat menara,” terangnya.
Tidak lama kemudian, kata Iptu Dyan Purwandi, terdengar suara orang terjatuh. Saksi yang pada saat itu masih berada di sekitaran masjid langsung menghampiri menara.
“Korban ditemukan di dalam selokan dekat menara masjid dan diketahui sudah meninggal dunia,” ungkap Iptu Dyan Purwandi.
Dari hasil pemeriksaan medis dan identifikasi pihak kesehatan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas luka akibat penganiayaan. Korban murni bunuh diri.
Sementara itu, korban mengalami gangguan jiwa sudah lama. Tak hanya itu dari keterangan saksi korban sudah empat kali naik ke menara masjid.
“Korban mengalami luka pada kepala bagian atas sebelah kiri sobek. Untuk keluarga korban menerima atas kejadian tersebut adalah musibah,” tandasnya. (Din/RED)






