KOTAMOBAGU, BeritaTKP.com – Kecelakaan maut terjadi dalam ajang Kejuaraan Muda Charaka Drag Race and Drag Bike Kotamobagu Bersahabat 2026, Sulawesi Utara, Minggu (9/8/2026). Insiden tersebut menewaskan enam orang dan menyebabkan 11 orang lainnya mengalami luka berat maupun ringan.
Jumlah korban dalam kecelakaan tersebut bertambah satu orang, sehingga total korban mencapai 17 orang, dari sebelumnya 16 orang.
Para korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit, di antaranya RS Monompia dan RS Pobundayan.
Insiden terjadi ketika mobil Honda Jazz dari tim Pangeran 05 mengalami kecelakaan di ujung garis finis. Kendaraan tersebut kemudian menabrak sejumlah penonton yang berada di sekitar lokasi.
Petugas bersama panitia langsung melakukan evakuasi terhadap para korban untuk mendapatkan penanganan medis.
Camat Kotamobagu Utara Kusnadi Pobela mengatakan pihaknya masih menunggu informasi terbaru mengenai jumlah korban.
“Kami masih menunggu data resmi,” jelas Kusnadi saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).
Data Sementara Korban
Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari pihak rumah sakit, berikut identitas para korban:
RS Monompia:
- Harianti Mokoginta, Bilalang III Utara — meninggal dunia.
- Nilawati Mokodongan, Pontodon Induk — luka berat.
- Hadi Toisi, Pangian Tengah — luka berat.
- Ali Jojang, Bilalang IV — luka berat.
- Murdani Pobela, Bilalang Baru — luka berat.
- Muxin Dondo, Pontodon Timur — luka berat.
- Arhan Mokoginta, Bilalang III — luka berat.
- Rapiska Mokodongan, Genggulang — luka berat.
- Enjelia Lito, Bilalang III — luka berat.
- Prasetio Mokodongan, Pontodon — luka ringan.
RS Pobundayan:
- Lisma Mokoginta, Bilalang Utara — meninggal dunia.
- Ali Ponamon, Pontodon Induk — meninggal dunia.
- Risna Longkun, Bilalang Baru — meninggal dunia.
- Johar Mokoginta, Pontodon — meninggal dunia.
- Biyo Mokoagow, Bilalang III — meninggal dunia.
- Rina Longkun, Bilalang Baru — luka berat.
- Rugaina Menangis, Bilalang IV — luka berat.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kotamobagu Iptu Luther Simanjuntak mengatakan informasi dari lapangan masih terus dihimpun.
“Terkait insiden ini penanganan bukan dominan di laka lantas murni karena terjadi di area balap yang memiliki izin resmi dan memiliki panitia. Tapi tetap kami bantu di lapangan,” jelasnya.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Polisi juga mendalami aspek keselamatan dalam penyelenggaraan ajang tersebut.
“Kami bersama pihak Pemkot Kotamobagu, dinas terkait, dan panitia sementara sedang melakukan olah TKP. Proses pencarian dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi juga terus kami lakukan,” ujar Abdul Kholik saat dikonfirmasi, Minggu sore.
Selain mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan, polisi turut mendalami sistem pengamanan di lokasi, kondisi lintasan, serta perizinan penyelenggaraan.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kelalaian yang menyebabkan kecelakaan terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia penyelenggara belum memberikan keterangan resmi terkait kecelakaan maut tersebut.(æ/red)





