
Blitar, BeritaTKP.com – Dua kapal nelayan yang membawa 23 anak buah kapal (ABK) asal Trenggalek dilaporkan karam di laut selatan Blitar. Sebanyak 15 ABK dinyatakan selamat setelah terseret ombak dan delapan lainnya dinyatakan masih hilang.
Dilansir dari inewsjatim, warga setempat sempat merekam peristiwa karamnya dua kapal di Pantai Gayasan, Kabupaten Blitar. Dalam video amatir tersebut terlihat seorang ABK meminta pertolongan setelah kapal rekannya dihantam ombak hingga karam.
Salah seorang ABK Kapal Mandala yang selamat, Sunardi mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi saat perjalanan pulang. Ketika di tengah perjalanan, ternyata mereka disambut oleh ombak besar ditambah dengan kabut. Akibatnya, jarak pandang terbatas, hingga membuat nahkoda kehilangan arah.
Di tengah kebingungan itu, ABK melihat ada bukti lalu mengarahkan kapal ke bukit tersebut. Nahas, saat mendekati daratan, ombak besar datang dan menghantam kedua kapal hingga terbalik. “Kami dari selatan mau ke pinggir. Tapi, ombak langsung datang kena kapal. Teman-teman saya langsung hilang semua,” katanya.
Camat Wonotirto, Marhendara, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, dari 15 ABK yang berhasil diselamatkan, beberapa diantaranya harus dirawat karena luka. “Ada lima orang yang harus dirawat, dua di antaranya harus dibawa ke rumah sakit untuk diobservasi,” katanya. (Din/RED)





