Pasuruan, BeritaTKP.com — Warga tiga dusun di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, menggelar ritual selamatan sumber air bersih di kawasan hutan KPH Perhutani Dayurejo, Jumat (26/12/2025). Kegiatan sakral ini diikuti warga Dusun Talunongko, Dusun Gutean, dan Dusun Gamoh.

Ritual selamatan dipusatkan di sejumlah mata air yang menjadi sumber kehidupan warga, yakni Sumber Dauhan, Puthuk Bunder, dan Bulurancang. Sejak pagi, ratusan warga berbondong-bondong menuju lokasi hutan dengan membawa tumpeng, ayam panggang, serta berbagai jenis sesaji sebagai simbol rasa syukur.

Tradisi ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan berdasarkan penanggalan Jawa, tepatnya pada bulan Rajab, sebagai wujud ungkapan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan air bersih yang selama ini menopang kehidupan dan pertanian warga.

Dijaga Lintas Generasi

Kepala Desa Dayurejo bersama seluruh kepala dusun turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Kepala KPH Perhutani setempat, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian sumber daya alam dan kearifan lokal masyarakat sekitar hutan.

Prosesi selamatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pembagian tumpeng dan sajian kepada warga yang hadir. Selain bermakna spiritual, kegiatan ini juga menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kelestarian sumber air dan kawasan hutan.

Wayang Kulit dan Jaranan Meriahkan Acara

Usai prosesi utama, acara dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit dan kesenian jaranan, yang menjadi hiburan rakyat sekaligus sarana pelestarian budaya tradisional Jawa. Pertunjukan ini menarik perhatian warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Tokoh masyarakat setempat menegaskan bahwa ritual selamatan sumber air bukan sekadar tradisi, melainkan pengingat kolektif akan pentingnya keseimbangan antara manusia dan alam.

“Air adalah sumber kehidupan. Selamatan ini mengajarkan kami untuk tidak hanya bersyukur, tetapi juga bertanggung jawab menjaga alam,” ujar salah satu sesepuh desa.

Tradisi, Lingkungan, dan Solidaritas Sosial

Ritual selamatan sumber air di Desa Dayurejo menjadi contoh bagaimana nilai spiritual, budaya, dan konservasi lingkungan berpadu dalam kehidupan masyarakat desa. Tradisi ini diharapkan terus lestari dan diwariskan kepada generasi muda di tengah tantangan perubahan zaman. (soleh)