
Sidoarjo, BeritaTKP.com – Sebuah truk tangki LPG bersubsidi milik Pertamina terguling di jalur arteri Mojokerto-Sidoarjo, tepatnya di Desa Mliriprowo, Tarik, Sidoarjo. Nahasnya, saat terguling, truk tangki tanpa muatan ini menghantam dua mobil dan dua sepeda motor.
Menurut saksi mata di sekitar lokasi, truk pertamina dengan nomor polisi (nopol) S 8943 UU melaju dari selatan ke utara atau dari arah Mojokerto menuju Sidoarjo di jalur arteri. Truk ini membawa tangki elpiji bersubsidi berkapasitas 1.500 kilogram, tapi kondisinya kosong.
Setelah melewati jalur arteri di bawah exit tol Penonpol sekitar pukul 11.00 WIB, truk tangki LPG mendadak oleng. Kemudian, terguling dengan posisi kabin truk menghadap ke barat. Sedangkan tangki elpiji berkapasitas 1.500 kilogram melintang hingga menutup total jalur arteri dari arah Sidoarjo menuju Mojokerto.
“Ketika terguling menghantam truk kontainer muat kertas, 1 pikap, serta 2 sepeda motor,” terang saksi mata Agus (32) di lokasi kejadian, dikutip dari detikjatim, Selasa (27/2/2024).
kendaraan yang menghantam truk tangki elpiji antara lain sepeda motor Honda PCX warna putih nopol L 5774 UG, sepeda motor Honda Vario, truk kontainer Nissan muat kertas nopol N 8962 UR, serta pikap Isuzu Panther nopol N 8757 RH.
Akibat kecelakaan tersebut, motor PCX mengalami kerusakan cukup parah, sedangkan pikap ringsek bagian depannya. “Korban luka ada 6 orang termasuk saya, 3 pengendara PCX dan 1 pemilik warung dibawa ke RS Citra Medika (Ciko), sopir truk tangki elpiji dibawa ke RS Emma (Kota Mojokerto),” jelasnya.
Agus sendiri menderita luka lecet di pinggang dan siku kiri, serta di punggung. Tidak hanya itu, kecelakaan ini menyebabkan arus lalu lintas macet cukup panjang dari arah Mojokerto ke Sidoarjo. Sejumlah polisi lalu lintas berada di lokasi untuk mengatur jalur. Hingga pukul 12.00 WIB, truk tangki elpiji yang terguling belum dievakuasi. (Din/RED)





