MALANG, Berita TKP.com – Sinergi cepat antara kepolisian dan masyarakat kembali meminimalkan dampak musibah di wilayah Kabupaten Malang. Petugas Polsek Dau Polres Malang bergerak cepat merespon laporan warga terkait musibah kebakaran kamar kost yang dipicu oleh kebocoran tabung elpiji di Jalan Raya Sengkaling, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Minggu (26/7/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 19.15 WIB tersebut bermula saat saksi di lokasi mendengar suara ledakan tunggal dari salah satu kamar. Melihat percikan api di kamar tersebut, saksi bersama warga sekitar dengan tanggap langsung melakukan upaya pemadaman awal menggunakan sumber air terdekat.
Menerima laporan dari warga, personel Polsek Dau yang dipimpin oleh Kanitbinmas AKP Hari Eko Utomo bersama Unit Reskrim dan SPKT segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas dengan siaga langsung mengamankan area sekitar agar situasi tetap kondusif, berkoordinasi dengan Tim Pemadam Kebakaran, serta mengutamakan keselamatan jiwa.
Korban penghuni kost, Muhammad Rafli Satria (21), seorang mahasiswa asal Balikpapan yang mengalami luka bakar, langsung mendapat pertolongan medis darurat dari petugas dan dievakuasi menuju RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk penanganan medis secara intensif.
Dari penanganan cepat di lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa satu buah tabung elpiji beserta selang regulator. Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh kebocoran selang regulator yang memicu sambaran api saat sakelar lampu dinyalakan. Kerugian materiil akibat kerusakan fisik bangunan diperkirakan sekitar Rp7.000.000,-.
Kapolsek Dau, Kompol Purwanto Sigit Raharjo, S.H., M.H., mengapresiasi keberanian dan kewaspadaan warga sekitar yang dengan cepat menginformasikan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.
Himbauan Kamtibmas:
Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para penghuni tempat kost dan pemilik hunian, untuk selalu rutin memeriksa kelayakan selang dan regulator tabung gas elpiji. Jika tercium bau gas yang menyengat di dalam ruangan tertutup, hindari menyalakan sakelar listrik atau sumber api, serta segera buka ventilasi udara demi menjaga keselamatan bersama.(Imam)





