Surabaya, BeritaTKP.com – Sebuah toko bernamakan Deliwafa Store yang berlokasi di Jalan Kedung Cowek, Kelurahan Gading, Tambaksari, kabarnya baru saja kedatangan maling. Lebih mengejutkannya, kawanan maling tersebut merupakan warga negara asing (WNA).
Aksi para maling tersebut terungkap setelah pegawai toko mengecek rekaman CCTV. Dalam CCTV, terekam 6 orang terlihat masuk ke toko secara bergantian. Kemudian salah satu pelaku mendatangi kasir dengan modus menukarkan uang.
Tampak salah satu pelaku berupaya mengalihkan perhatian kasir dan pelaku lainnya menguras sejumlah uang yang ada di mesin kasir toko Deliwafa.

Aksi pencurian ini dibenarkan Head Store dari Deliwafa, Yoland. Menurutnya, pencurian itu terjadi pada Senin (20/2/2022) lalu sekitar pukul 16.20 WIB. “Iya benar, kejadiannya hari Senin kemarin sekitar setengah lima sore. Saat itu toko kondisinya tidak terlalu sepi, tapi sedang hujan,” kata Yoland, Rabu (22/2/2022) kemarin.
Yoland menyebut, pencurian itu dilakukan oleh 6 WNA, yakni 3 pria dan 3 perempuan. Untuk modusnya, mereka bertanya-tanya apakah toko tersebut menjual produk acne cream dengan bahasa Inggris. Ini dilakukan untuk mengalihkan perhatian sekuriti bernama Daffa Ande.
Karena mendapat pertanyaan itu, Ande selanjutnya mengarahkan mereka bertanya kepada supervisor, Vicky. Sebab Daffa kurang bisa berbahasa Inggris.
Setelah dialihkan, pelaku masih berusaha berbincang-bincang. Tujuannya kali ini untuk mengalihkan perhatian para pegawai. Di saat yang bersamaan, pelaku lainnya pergi ke kasir dan melakukan pencurian. Mereka beralasan ingin menukarkan dua lembar uang pecahan Rp 50 ribu.
Anehnya, sang kasir yang berbincang dengan pelaku mengaku sama sekali tak sadar jika tokonya baru saja kemalingan. Ia baru menyadari pada saar closing toko, saat hitungan uang minus yang tercatat terlalu tinggi.
kasir tersebut meminta kepada Yoland selaku Head Store untuk mengecek CCTV, apakah ada yang mengambil uang pada saat ia sedang beristirahat. Benar saja, para pelaku ternyata telah menguras uang yang ada di laci kasir.
“Waktu kejadian kasirnya sama sekali nggak ingat. Baru pada saat cek CCTV ketahuan kalau ada warga asing yang mengambil uangnya dan menunjuk-nunjuk ke mesin kasir,” tutur Yoland.
Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke polisi pada Selasa (21/2/2023). Oleh polisi, masih dilakukan penyelidikan lanjutan untuk mencari para pelaku. (Din/RED)





