KALIMANTAN TENGAH, BeritaTKP.com — Operasi pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 terus dilakukan. Tim SAR gabungan kembali menyisir perairan Kalimantan Tengah setelah menemukan empat jasad pada hari ke-18 operasi, Rabu (30/9/2026).
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, sebanyak 10 personel dibagi menjadi dua tim untuk melakukan penyisiran dari lokasi penemuan korban ke dua arah.
Tim berharap pencarian lanjutan dapat menemukan korban lain yang masih belum ditemukan.
Empat Jasad Ditemukan di Lokasi Terpisah
Penemuan empat jasad tersebut menambah jumlah korban KM Virgo Transport 8 yang ditemukan di wilayah perairan Kalimantan Tengah menjadi 22 orang. Sebelumnya, 18 korban telah ditemukan dalam operasi pencarian pada hari-hari sebelumnya.
Karena kondisi malam tidak memungkinkan untuk kembali, tim SAR gabungan dari Kantor SAR Palangka Raya, Polair, TNI AL, serta masyarakat setempat yang membantu menunjukkan jalur memilih bermalam di sekitar lokasi penemuan.
Proses evakuasi kemudian disiapkan menggunakan perahu karet dari sungai menuju muara Sungai Teruntum.
Dari sana, jasad akan dipindahkan ke RIB sebelum perjalanan dilanjutkan menuju Kumai. Selanjutnya korban akan dibawa ke Pangkalan Bun dan diterbangkan menuju Banjarmasin.
Evakuasi Menyesuaikan Kondisi Lapangan
Putu menjelaskan waktu evakuasi sangat bergantung pada kondisi perjalanan dari lokasi penemuan menuju fasilitas transportasi.
Apabila proses pengangkutan berlangsung cepat, sebagian atau seluruh korban diupayakan dapat tiba di Banjarmasin pada Kamis (1/10/2026).
Namun, jika proses berlangsung hingga sore atau mengalami hambatan, jadwal evakuasi dapat kembali disesuaikan. Bahkan, seluruh proses pengangkutan dapat dilanjutkan pada hari berikutnya apabila kondisi lapangan tidak memungkinkan.
57 Orang Masih Dalam Pencarian
Berdasarkan data Basarnas hingga Rabu (30/9/2026) pukul 22.00 WITA, sebanyak 186 orang dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8 telah ditemukan.
Jumlah tersebut terdiri dari 108 orang selamat dan 78 orang meninggal dunia.
Sementara itu, 57 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Operasi SAR terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur untuk memperluas pencarian di wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.(æ/red)





