SIDOARJO, BeritaTKP.com — Sebanyak 16 besi penutup drainase di sepanjang frontage road (FR) Gedangan, Sidoarjo, dilaporkan hilang dan diduga dicuri. Besi-besi tersebut berada di ruas jalan mulai dari depan Monumen Pesawat hingga kawasan bawah Flyover Djuanda sisi selatan.
Hilangnya penutup drainase tersebut diketahui warga setelah sejumlah bagian yang sebelumnya masih terpasang mulai terlihat kosong.
Hadi Susanto (38), warga Sawotratap, Gedangan, mengatakan penutup drainase masih terlihat saat dirinya melintas di kawasan tersebut pada awal tahun. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah penutup besi diketahui sudah tidak ada.
Informasi mengenai dugaan pencurian juga diperoleh warga dari sejumlah pelaku usaha di sekitar lokasi.
Menurut keterangan yang diterima warga, penutup drainase diduga diambil pada malam hari ketika kondisi jalan relatif sepi.
Pemkab Sidoarjo Pastikan Ada Laporan Kehilangan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo M. Makhmud membenarkan adanya laporan mengenai hilangnya penutup besi drainase di kawasan tersebut.
Makhmud mengatakan penutup besi sebelumnya telah dipasang di sepanjang frontage road Gedangan. Laporan kehilangan diterima pihaknya sekitar dua hingga tiga bulan lalu.
Pengecekan sementara menemukan sedikitnya 16 penutup besi telah hilang.
Namun, jumlah tersebut masih dapat berubah karena petugas masih memeriksa titik-titik lainnya untuk memastikan tidak ada penutup drainase lain yang ikut raib.
Belum Ada CCTV yang Merekam
Dugaan pencurian masih menjadi perhatian karena hingga kini belum ditemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pengambilan penutup drainase tersebut.
Pihak DPUBMSDA Sidoarjo masih melakukan pengecekan lokasi serta memetakan titik-titik kehilangan.
Selain besi penutup drainase, sejumlah bagian keramik trotoar di kawasan FR Aloha juga terlihat mengalami kerusakan.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berencana mengusulkan pemasangan kembali penutup drainase yang hilang melalui anggaran tahun 2027.
Sementara itu, pengecekan di lapangan masih dilakukan untuk memastikan jumlah keseluruhan penutup drainase yang hilang.(æ/red)





