
Bekasi, BeritaTKP.com – Polisi mengungkap misteri cairan pembersih dan bekas muntahan yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan terapis spa berinisial SM (23) di Kayuringin, Kota Bekasi. Cairan tersebut dipastikan bukan milik korban, melainkan milik pelaku yang sempat mencoba bunuh diri usai melakukan pembunuhan.
Kasat Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy menjelaskan, pelaku bernama Ahmad Riansah alias Delon menenggak cairan pembersih toilet sebelum melarikan diri.
“Itu bukan muntahan korban, melainkan bekas muntahan pelaku. Dia mencoba bunuh diri dengan meminum cairan pembersih, namun tidak sampai meninggal,” ujar Resa, Selasa (13/1/2026).
Upaya bunuh diri tersebut gagal. Delon kemudian kabur ke kampung halamannya di Pandeglang, Banten, sebelum akhirnya ditangkap polisi di Lebak, Banten, pada Minggu (11/1).
Jasad SM ditemukan pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 20.26 WIB di kamar kosnya. Penemuan berawal saat korban tidak dapat dihubungi, sehingga keluarga meminta kerabat dan pengurus kos untuk mengecek kamar korban. Setelah pintu dibuka menggunakan kunci duplikat, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Di sekitar jasad korban, polisi menemukan botol cairan pembersih toilet dan sisa muntahan yang sempat menimbulkan tanda tanya dalam penyelidikan awal.
Dari hasil pendalaman, polisi memastikan bahwa pelaku adalah suami siri korban. Kasus ini kini telah terungkap dan pelaku diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Polisi menegaskan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa pembunuhan tersebut terungkap secara utuh.(æ/red)





