Kraksaan, BeritaTKP.Com –Angka kasus Covid di Kabupaten Probolinggo masih melonjak. Puluhan personel Polres Probolinggo pun terpapar. Setidaknya, 20 anggota Polres Probolinggo terpapar Covid-19 saat bertugas. Saat ini mereka sedang menjalani isolasi mandiri untuk tahap pemulihan.

“Dari data terakhir, ada 20 orang anggota kita yang terkonfirmasi Covid-19. Kondisinya sudah membaik dan sedang menjalani isolasi mandiri yang dikontrol oleh petugas medis,” papar  Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi usai pendistribusian 10 ton beras di Mapolres Probolinggo, Senin (12/7).

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, saat memberi keterangan adanya puluhan anggota Polres Probolinggo yang terpapar covid.

Ia menuturkan, anggota kepolisian di jajaran Polres Probolinggo yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu masuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Mereka banyak dari petugas yang melakukan pengamanan. “Untuk saat ini, kondisi anggota yang terpapar stabil,” tandasnya.

Mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat itu juga mengatakan, dari puluhan personel tersebut adalah anggota campuran yang ada di wilayah kerjanya. “Campuran dari polres dan polsek,” tandasnya.

Sementara, angka kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo dalam sepekan belakangan mencpai puluhan. Lalu, Senin (12/7), kasus aktif Covid-19 mencapai 222.

Kapolres pun meminta kepada masyarakat agar mematuhi PPKM Darurat. Tidak keluar rumah dan membuat kerumunan. Jika pun terpaksa keluar rumah, diimbau agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Semisal memakai masker ganda, membawa hand sanitizer, dan menjaga jarak.

Polres Probolinggo juga mendistribusikan obat dan vitamin, selain beras, ke polsek jajaran. Agar dapat dimanfaatkan anggota dan masyarakat untuk menjaga kesehatan. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, infeksi virus Covid-19 tidak berakibat kematian.

“Disalurkan obat-obatan agar digunakan masyarakat dan anggota yang membutuhkan,” pungkas AKBP Arsya. (Red)