Surabaya, BeritaTKP.com – Lima orang karyawan Chug Bar yang terletak di Jalan Klampis, Kota Surabaya, harus berurusan dengan dengan Polsek Sukolilo, lantaran diduga melakukan pengeroyokan terhadap tiga pemuda, pada Minggu (12/3/2023) dini hari kemarin. Akibat pengeroyokan tersebut, dua dari tiga korban terpaksa dibawa ke RS Haji Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh mengatakan, kelima tersangka adalah Ainur Rofik, Haykal Ardinar, Ilham Trisa, Nauval Wildan, dan Hirul Arifin. Kelimanya saat ini telah ditangkap oleh Polsek Sukolilo dan sudah menjadi tahanan di Mapolsek Sukolilo.

“Kelima tersangka ini saat mengeroyok dalam kondisi mabuk. Dari 3 korban, dua masih dirawat di RS Haji Sukolilo karena mengalami gegar otak ringan,” ujar Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh, Minggu (12/03/2023) kemarin malam.

Sholeh menjalaskan, berdasarkan keterangan para saksi, saat itu ada 10 orang karyawan dari Chug Bar baru saja pulang. Mereka lantas dengan arogannya mengendarai sepeda motor di sekitar tempat kerjanya.

Di saat yang bersamaan, ada dua orang pemuda yang duduk di tepi jalan Klampis Jaya merasa terganggu dengan ulah 10 orang karyawan tersebut. Kedua remaja ini lantas berteriak dan menegur 10 karyawan Chug Bar sambil mengacungkan sebalok kayu. “Karena tidak terima ditegur, 10 karyawan ini putar balik mendatangi kedua pemuda tadi. Karena kalah jumlah kedua pemuda ini lari ke arah kampung,” imbuh Sholeh.

Sempat terjadi aksi saling kejar-mengejar, bahkan sejumlah karyawan Chug Bar sempat meneriaki dua pemuda tersebut dengan kalimat maling dan gangster. Saat tiba di Klampis Ngasem, tepatnya di depan Masjid warga, kedua pemuda tersebut dihajar dengan tangan kosong dan helm. “dari 10 orang itu yang sudah kami tetapkan tersangka 5 orang. Masih kami dalami lagi kemungkinan lainnya.” Tegas Sholeh.

Tak sampai disana, ketika satu pemuda asal Klampis datang berniat menolong kedua korban, ia juga menjadi korban pengeroyokan. Aksi tersebut selesai usai warga datang dan anggota Polsek Sukolilo mengamankan 10 karyawan Chug Bar. (Din/RED)