
Kediri, BeritaTKP.com – Seorang pemuda bernama Vitho Putra Praisko (21), warga Desa Tunge, Kecamatan Wates, Kediri, Jawa Timur, nekat mencekik Siti Khodariyah (64), nenek kekasihnya yang telah menghalangi hubungannya dengan sang kekasih.
Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Fauzy Pratama menjelaskan, kronologi peristiwa bermula ketika Vitho mendapat pesan singkat dari pacarnya, AIP. “Hubungan kita tak direstui nenek,” demikian bunyi pesan singkat AIP di aplikasi perpesanan.
Vitho tentu saja kecewa hingga membuatnya merasa dendam dengan nenek kekasihnya. Pada suatu sore menjelang malam, Vitho sedang pesta miras bersama rekannya. Vitho minum sampai mabuk. Dia sudah merencanakan untuk menghabisi nyara nenek kekasihnya.
Kemudian, saat malam menjelang, ia meminta teman mabuknya mengantar ke rumah korban. Saat itu, korban sedang sendirian di dalam rumah, sebab cucunya sedang bekerja.
Sesampainya di rumah korban, Vitho mengendap-endap masuk. Setelah merasa aman, ia langsung menuju kamar tidur korban. Tiba-tiba saja, Vitho langsung membekap korban dengan bantal dan mencekik leher korban, hingga korban lemas.
Vitho merasa korbannya sudah tak bernyawa. Dia pun langsung kabur meninggalkan rumah korban. Dugaan Vitho salah besar, korban masih hidup dan membuat kesaksian di kepolisian.
Terungkaplah kalau pelaku Vitho nekat menghabisi nyawa Nenek Siti karena percintaannya dengan AIP tak direstui. “Pelaku ini merasa jengkel dan dendam terhadap korban, setelah kekasihnya AIP memberi kabar neneknya tidak setuju dengan hubungan asmara keduanya,” ujar Fauzy, Jumat (7/6/2024).
Kini, Vitho sudah ditahan di Mapolres Kediri, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dijerat dengan pasal percobaan pembunuhan. (Din/RED)





