Surabaya, BeritaTKP.com – Seorang pemuda bernama Fahmi (26), warga Kalianak, Surabaya, dihajar warga Jalan Menur Pumpungan, setelah gagal merampas sepeda motor gebetannya, Jumat (7/6/2024) kemarin.

Kejadian itu bermula ketika Fahmi berjalan-jalan dengan korban RA, perempuan asal Bulak Banteng. Fahmi yang hendak mengajak RA jalan-jalan ke Surabaya Barat, mendapat penolakan lantaran sudah terlalu malam.

Keduanya kemudian berkendara di sekitar Jalan Menur Pumpungan. Mereka lantas berhenti di depan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur.

“Yang perempuan turun dari motor, tiba-tiba yang laki-laki langsung jalan mas. Perempuannya keseret sampai gang tiga itu, ujar Nugroho salah satu saksi di lokasi, dikutip dari beritajatim.

Korban pun sontak berteriak meminta tolong. Teriakan RA mengundang perhatian masyarakat sekitar. Fahmi dikepung dan dihentikan oleh warga, lalu mendapatkan bogeman mentah serta tendangan massa.

Beruntungnya, petugas kepolisian cepat mendatangi lokasi dan menghentikan pemukulan massa. “Ga beberapa lama polisi datang. Sempat kasih tembakan peringatan ke udara karena massa sudah banyak banget mas,” imbuh Nugroho.

Anggota Polsek Sukolilo yang dipimpin oleh Kompol I Made Patera Negara dan Kanit Reskrim Ipda Aan Dwi Satrio Yudho harus berjibaku untuk mengamankan pelaku. Usai berhasil diamankan, Fahmi langsung digelandang ke Polsek Sukolilo.

“Pelaku langsung kita evakuasi ke Mapolsek, karena situasi sangat tidak kondusif. Sekarang masih kita dalami motifnya apa,” terang Made, saat ditemui di Mapolsek Sukolilo. (Din/RED)