Jombang, BeritaTKP.com – Hujan deras menerjang kawasan Wonosalam, Kabupaten Jombang, hingga membuat debit sejumlah sungai di sekitar meluap airnya. Akibat dari meluapnya air sungai ini, 7 desa yang ada di Kecamatan Mojoagung terendam air.

Abdi Purwoko anggota BPBD Kabupaten Jombang menjelaskan, intensitas hujan yang tinggi terjadi di Kecamatan Wonosalam, membuat debit air naik. “Hujan lebat di daerah hulu, di daerah Wonosalam, Kandangan dan Pait. Akan membuat debit air di dua sungai naik,” ungkapnya, Rabu (9/11/2022).

Abdi menjelaskan untuk air hujan yang ada di kawasan Wonosalam akan mengalir ke Kali Pancir, sedangkan air hujan di Kandangan akan mengalir ke Catak Banteng. “Kedua aliran sungai ini akan bermuara di dam Balongsono, dan kalau itu sudah penuh, meluber, akhirnya air itu mengisi desa-desa dan sawah,” paparnya.

“Seperti di Kecamatan Mojoagung itu malam tadi ada 7 desa yang terkena banjir. Diantaranya Kedunglumpang, Mojotrisno, Tanggalrejo, Betek, Mancilan, Dukuhmojo, dan Kademangan,” sambungnya.

Selain itu, ia menyebut jika banjir juga merendam kawasan Kecamatan Mojowarno. “Kalau yang di Kecamatan Mojowarno itu Desa Mojodadi,” ucapnya.

Ia menyebut, untuk kondisi yang terparah ada di Desa Kademangan daerah Dusun Kebondalem. Ada sekitar 186 rumah yang terendam air banjir luapan sungai.

Kemungkinan sebentar lagi banjir akna mulai menghilang, karena di pagi hari ini terlihat air sudah berangsur-angsur surut. “Jika nanti sudah surut kita bersama warga akan membersihkan sampah akibat banjir,” pungkasnya. (Din/RED)