Klaten, BeritaTKP.Com –Disimpang empat jalan Desa Senden, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ada sebuah arca tanpa kepala. Arca tersebut dilaporkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah.

“Iya benar, sudah dilaporkan masyarakat ke kami. Nanti kita akan cek ke lapangan,” ujar Pamong Budaya Madya BPCB Jateng Deni Wahyu Hidajat, Rabu 10/3/2021.
Deni menjelaskan dia belum bisa memastikan jenis arca tersebut. Karena dia baru sebatas menerima laporan dan fotonya. “Belum tahu itu arca apa. Besok kita cek ke lapangan, ” ungkap Deni.
Batu arca tersebut tingginya sekitar 80 cm dengan lebar 40 cm. Posisinya patung duduk bersila dengan tangan di atas paha tetapi tidak ada kepalanya.
Arca terbuat dari batu andesit cokelat muda. Tapi detail ornamen pakaiannya sudah tidak bisa terbaca dan diletakkan di pojok simpang empat jalan di atas batu biasa.
Jumiyem ,50, salah seorang warga setempat mengatakan arca itu dulu dibawa ayahnya saat dirinya masih kecil. Arca itu dibawa dari sawah di dekat Desa Manjung.
“Dulu dibawa bapak saya, saya saja saat itu masih kecil dan kini sudah 50 tahun. Dibawa dari sawah Siwaru jauh dari sini,” ungkap Jumiyem.
Menurut Jumiyem, hanya ada satu arca di lokasi tersebut. Oleh ayahnya, arca itu hanya diletakkan di dekat kandang kambing begitu saja.
“Ya cuma diletakkan di situ dekat kandang kambing puluhan tahun. Cuma satu dan saat kandang kambing dibangun dipindahkan ke perempatan jalan,” kata Jumiyem.
Seorang warga lainnya, Yatmono ,50, mengatakan arca itu dibawa dari sawah jauh dari desanya. Awalnya arca itu ada kepalanya.
“Dulu itu ada kepalanya tapi rusak dan hilang, banyak anak-anak jadi buat mainan. Ya cuma satu itu arcanya,” ujar Yatmono.
Sejak kandang kambing dibangun, kata Yatmono, arca dipindahkan ke samping jalan. Sudah lama di jalan juga tidak ada yang mau mengambil.
“Di sana jalan ya sudah lama daripada di sini rusak. Kalau mau ambil, ya diambil saja,” pungkas Yatmono. SH/Red





