Nganjuk, BeritaTKP.com – Sebuah rumah dan motor di RT 02/ RW 010 Dusun Cangkring, Desa Pacekulon, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dilahap si jago merah, pada Senin (27/11/2023) tadi pagi.

Perisiwa kebakaran tersebut dilaporkan kepada petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sekitar pukul 08.22 WIB. “Setelah ada laporan, dua armada damkar beserta personel meluncur ke lokasi,” ujar Sujito, Kepala Dinas PKP (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) Kabupaten Nganjuk, Senin (27/11/2023).

Setibanya di lokasi kebakaran, petugas langsung melakukan memadamkan api di rumah milik pemuda bernama M Sukron Makmum (23). Upaya pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB. “Korban jiwa maupun luka, nihil. Kerugian diperkirakan kurang lebih Rp45 juta,” tandas Sujito, dilansir dari jurnaljatim.

Menurut Sujito, pemilik rumah Sukron kali pertama yang mengetahui rumahnya dilalap api. Sumber api diduga berasal dari kompor kemudian merembet ke motor. “Saudara Sukron selaku pemilik rumah yang mengetahui ada api yang merambat dari kompor ke tetesan bensin dari motor lalu semakin membesar membakar rumahnya,” ujarnya.

Mengetahui adanya kebakaran, Sukron lantas berteriak meminta tolong. Teriakan tersebut mengundang warga sekitar berdatangan hingga melakukan pemadaman meski hanya menggunakan alat seadanya. Warga takut jika api akan menjalar ke rumah yang bersebelahan dari SPBU Pace Nganjuk. Bersamaan memadamkan api secara manual, salah satu warga juga menghubungi salah satu anggota damkar Nganjuk untuk membantu melakukan pemadaman api.

Selain meludeskan bangunan rumah ukuran 7×14 meter, api juga menghanguskan sepeda motor yang ada di dalam rumah tersebut. “Jadi, dugaan awal dari api kompor masak yang menyala terus merambat ke tetesan bensin dari motor yang diduga klotor (menetes),” tandasnya.

Sujito menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kebakaran, baik itu kebakaran rumah maupun kebakaran lahan dan hutan. “Kami imbau jangan membuat sumber api maupun meninggalkan sembarangan. Selain itu tolong jika bepergian rumah dicek dulu,” imbaunya. (Din/RED)