Probolinggo, BeritaTKP.com – Tangisan pilu warga desa Sumber, kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo Diduga Adanya Pungli pembenahan atau riset kabel Listrik PLN lama

Saat tim gabungan awak media dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Aliansi Jaringan Indonesia Bersatu (AJIB) mendapat laporan dari beberapa warga desa sumber terkait adanya kendala gangguan aliran listrik PLN. Tim mendatangi beberapa warga untuk di mintai kronologi guna untuk konformasi ke pihak terkait.

Ketika tim mencoba mengkonfirmasi kepada beberapa warga. Warga menyampaikan bahwasannya memang betul adanya pembenahan kabel listrik PLN dan bekeser lama.

Beberapa warga yang enggan di sebutkan atau dipublikasikan namanya mengatakan kepada tim awak media dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Aliansi Jaringan Indonesia Bersatu (AJIB), bahwasannya ada perbaikan atau pembenahan kabel aliran arus listrik dan bekeser lama, dan kami warga ada yang diminta uang untuk pembaruan bekeser sebesar lima ratus ribu (500.000) untuk komsumsi dan restart meteran. (Ucapnya)

Biaya itu kami yang kurang mampu juga tetap mengusahan agar listrik kami tetap hidup, adapun kami kurang lebih ada seratus lebih kartu keluarga yang di kenakan biaya segitu. (Lanjutnya kepada tim).

Diwaktu yang sama tim gabungan awak media dan lembaga juga mencoba mengkonfirmasi juga kepada RT/RW setempat, adapun jawabannya pun juga sama.

Disisi lain Tim juga mendapatkan pernyataan dugaan adanya oknum organisasi masyarakat dan aparatur desa.

Lembaga swadaya masyarakat (LSM)

Aliansi Jaringan Indonesia Bersatu (AJIB) ketika ingin mencoba konfirmasi dan klarifikasi pihak kepala desa terkait adanya keluh kesah warganya, akan tetapi kepala desa tidak ada dirumahnya. Herannya kami tidak ditemui oleh kepala desa tetapi kami ditemui oleh oknum organisasi masyarakat (ormas). Ada apa dengan ini semua ???

Ekonomi sekarang beda jauh dengan ekonomi tempo dulu, mungkin warga sekarang merasa keberatan dengan adanya iuran tersebut. Akan tetapi warga tidak mempermasalahkan asalkan listrik kembali normal.

Kami tim gabungan awak media dan lembaga (AJIB) akan terus mengawal ini semua. Dan kami tetap akan berkoordinasi dengan pihak terkait, Bupati Kabupaten Probolinggo harus dengar ini semua, Biar tidak terjadi hal – hal yang serupa di wilayah lain di kabupaten probolinggo.(Imam/Nur H)