
Kediri, BeritaTKP.com – Seorang santri di Kabupaten Kediri bernama Asyfau Bayu Asji yang dikabarkan hilang hanyut di Sungai Brantas, Dusun Bangsongan, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, telah ditemukan pada Jumat (20/10/2023) kemarin siang.
“Korban sudah ditemukan sekitar jam 11.15 WIB di selatan Jembatan Brawijaya Kediri,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kediri Johan Marasponda, Jumat (20/10/2023).
Johan mengatakan, korban tersebut ditemukan saat petugas gabungan Bazarnas Trenggalek, BPBD Kabupaten Kediri, TNI-Polri, dan relawan saat melakukan penyisiran menggunakan perahu di sepanjang Sungai Brantas.
Petugas gabungan mulanya hendak menyisiri titik tempat kejadian hanyut korban, sampai Bendung Gerak Waruturi. Namun, pada lokasi yang ditentukan sebagai keberadaan korban, petugas berhasil menemukan jasad dikerumunan tanaman eceng gondok.
Adapun temuan jenazah korban dari titik swal smapai lokasi temuan sekitar 8 kilometer. “Sejak tadi pagi, kemudian memang ada beberapa titik yang difokuskan dan ternyata memang ketemunya korban tersangkut di eceng gondok. Memang agak tertutup eceng gondok, karena eceng gondok kan berkerumun,” jelasnya.
Selanjutnya kata Johan, usai ditemukan, jenazah korban segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk identifikasi pihak kepolisian. “Selanjutnya jenazah akan disambungkan ke pihak keluarga korban,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Tiga orang santri dilaporkan hanyut di Sungai Brantas, Dusun Bangsongan, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Rabu (18/10/2023). Dua orang santri berhasil diselamatkan, sementara satu orang hilang tenggelam.
Korban hilang tersebut adalah Asyfau Bayu Asji (29) warga Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Pencarian korban pun dilakukan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri. (Din/RED)





