Jombang, BeritaTKP.com – Seorang santri bernama Alexa Maulana Achmad, warga Koja, Jakarta Utara, tewas usai tersambar kereta api saat hendak berswafoto di dekat rel kereta api di Jombang, Jawa Timur.

Alexa tewas setelah tubuhnya tertabrak kereta api yang melintas dari arah barat. Insiden itu terjadi di rel kereta Desa Glagahan, kecamatan setempat, pada Jumat (22/3/2024) kemarin, sekira pukul 21.45 WIB.

“Korban langsung dibawa petugas polisi ke RSUD Jombang dengan mobil ambulans desa. Korban luka dan meninggal dunia,” kata warga sekitar, Jangki Jausad (18).

Diketahui remaja berusia 15 tahun tersebut merupakan santri pondok Pesantren Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jatim.

Sebelum kejadian, korban bersama dua orang temannya M Alif Firmansyah (15) dan Bima Qori Firdaus (15) menuju rel KA di Desa Glagahan.

Ketiganya remaja ini pergi dari pondok mengendarai motor, kemudian motornya diparkir di Balai Desa Glagahan Kecamatan Perak.

“Pengakuan mereka memang mau nongkrong sambil mau selfie dengan latar belakang kereta maunya,” kata Kapolsek Perak, AKP Kasnasin, Sabtu (24/3/2024).

Mereka bertiga kemudian menyebrang jalan nasional dan nongkrong di pinggir rel kereta. Ketiga remaja itu lalu berselfie ria di rel kereta.

Mereka juga berpencar mencari spot foto terbaik, hingga beberapa saat kemudian datang sebuah kereta api yang berjalan dari arah barat ke arah timur mendekati mereka.

“Salah satu teman mereka tahu ada kereta, kemudian berteriak kepada dua rekannya yang lain,” ujar Kasnasin.

Teriakan rekannya itu, didengar satu teman korban, namun tidak dengan Alexa. Dengan cepat, tubuh korban tersambar kereta. “Karena korban tak mendengar teriakan itu, korban kena serempet kereta api, mengalami luka berat dan meninggal di lokasi kejadian,” katanya.

Jasad korban sempat terpentel hingga 10 meter jauhnya dari lokasi kecelakaan yang membuat korban meninggal dunia seketika.

Petugas dari kepolisian yang datang, kemudian mengevakuasi jasad remaja itu ke RSUD Jombang untuk dilakukan visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga. (Din/RED)