LAMPUNG BARAT, BeritaTKP.com — Dua pelajar SMP di Kabupaten Lampung Barat, Lampung, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Way Semaka, Pekon Kenali, Kecamatan Belalau. Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, tidak lama setelah para korban pulang sekolah.
Kedua korban diketahui berinisial AR dan RA, masing-masing berusia 13 tahun. Keduanya merupakan warga Pekon Bakhu, Kecamatan Batu Ketulis.
Kapolres Lampung Barat, AKBP Samsu Wirman, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa bermula ketika tujuh anak pergi ke Sungai Way Semaka untuk berenang. Setelah sekitar 30 menit berada di lokasi, mereka berniat mengakhiri aktivitas tersebut.
Namun, salah satu korban, RA, diduga mengalami kesulitan saat berada di air dan terlihat hampir tenggelam. Melihat rekannya dalam bahaya, AR berusaha memberikan pertolongan.
Nahas, upaya penyelamatan itu justru berujung maut. AR diduga kelelahan dan tidak mampu menguasai arus sungai hingga akhirnya ikut terseret. Keduanya kemudian tenggelam secara bersamaan.
Lima teman korban yang berada di lokasi segera meminta bantuan warga. Aparat pekon bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian di sekitar aliran sungai.
Korban pertama ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sungai. Sekitar 30 menit kemudian, korban kedua juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Kenali untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban.
Polisi menduga kedua korban tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai, sementara kondisi sungai memiliki arus yang cukup deras. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan langsung membawa jenazah ke rumah duka untuk dimakamkan.
Atas kejadian tersebut, polisi mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di sungai, danau, atau lokasi lain yang berisiko membahayakan keselamatan.(æ/red)





