Probolinggo, BeritaTKP.com – Seorang pria berinisial AM (56) ditemukan tewas gantung diri di belakang rumahnya, pada Senin (29/5/2023) kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB. Warga asal Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo nekat mengakhiri hidupnya diduga karena depresi usai kena PHK dari pekerjaannya.
Kapolsek Pajarakan, Iptu Eko Purwadi mengatakan, aksi bunuh diri ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, korban juga berupaya melakukan bunuh diri dengan meminum obat rumput, namun gagal.

Menurut Eko, sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban sempat pamit ke keluarganya hendak mencari rumput di belakang rumahnya. Namun, sekitar pukul 15.00 WIB, korban sudah ditemukan tak bernyawa oleh Sri Musrifah, tetangganya.
“Saksi yang melihat korban sudah menggantung ini kemudian berteriak meminta tolong setelah melihat korban yang kemudian dievakuasi oleh warga setempat dan dibawa ke rumah duka yang berjarak sekitar 100 meter,” ujar Eko.
Menurut keterangan dari pihak keluarga, korban nekat mengakhiri hidupnya karena diduga depresi setelah dipecat dari tempat kerjanya sebagai satpam di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan tahun 2022 lalu.
Di lain sisi, Humas PN Kraksaan, Nasrul Kadir mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui apakah benar AM sebelumnya merupakan satpam. “Mohon maaf mas, saya cek dulu. Soalnya saya masih baru (Humas PN Kraksaan) dan selama di sini saya masih belum ada pergantian satpam, tidak tahu kalau yang sebelumnya. Jadi saya cek dulu, mohon waktu,” tutur Nasrul. (Din/RED)





