Pasuruan, BeritaTKP.com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit Toyota Hiace dan sebuah truk terjadi di ruas Tol Pandaan-Malang, Sabtu (1/8/2026) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka berat dan lima lainnya luka ringan. Seluruh korban diketahui merupakan penumpang salah satu Hiace yang membawa warga negara (WN) China.
Berdasarkan keterangan Panit PJR IV Ditlantas Polda Jawa Timur, Iptu Wahyudi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.27 WIB di KM 67+800/A arah Malang.
Peristiwa bermula saat Toyota Hiace bernomor polisi L 7950 G melaju dari arah Surabaya menuju Malang melalui lajur cepat. Namun, saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga tiba-tiba kehilangan kendali, oleng ke lajur lambat, lalu menghantam bagian belakang sebuah truk yang melaju di depannya. Hingga kini identitas truk tersebut masih belum diketahui.
Benturan keras membuat Hiace berhenti melintang di antara lajur cepat dan lajur lambat, sehingga memicu kecelakaan berikutnya. Tak lama kemudian, Toyota Hiace bernomor polisi N 7005 TA yang melaju dari arah yang sama tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang kiri Hiace yang telah lebih dulu mengalami kecelakaan.
Akibat tabrakan beruntun tersebut, Toyota Hiace L 7950 G mengalami kerusakan berat pada bagian depan dan sisi kiri kendaraan, sementara Hiace N 7005 TA mengalami ringsek parah pada bagian depan akibat benturan.
Dari peristiwa ini, pengemudi Toyota Hiace L 7950 G bersama seorang penumpangnya mengalami luka berat, sedangkan lima penumpang lainnya mengalami luka ringan. Polisi memastikan seluruh penumpang yang menjadi korban di dalam Hiace tersebut merupakan warga negara China.
Seluruh korban telah dievakuasi dan dilarikan ke RS Lawang Medika, Kabupaten Malang, untuk mendapatkan penanganan medis.
Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengidentifikasi truk yang terlibat dalam insiden tersebut. Arus lalu lintas di lokasi sempat mengalami gangguan saat proses evakuasi kendaraan dan korban berlangsung.(æ/red)





