Jember, BeritaTKP.com – Aksi balap liar masih saja terjadi di sekitar daerah kita. Hal itu tentunya dapat membuat warga menjadi resah dan merasa terganggu.

Puluhan pemuda peserta balap liar terlihat berlarian saat sedang didatangi oleh tim Alap-Alap Polres Jember. Razia dilakukan di kawasan kampus Universitas Negeri Jatim (Unej) pada Minggu (17/10/2021) malam hari.

Pada razia ini pihak kepolisian bahkan menemukan sebuah paket sabu-sabu milik salah satu peserta. Sabu tersebut dibungkus menggunakan plastik klip kecil dan diselipkan ke dalam saku celana. Barang terlarang itu akhirnya disita oleh polisi untuk digunakan sebagai barang bukti.

Pemilik sabu yang masih belum diketahui identitasnya itu langsung diborgol dan di bawa ke kantor polisi. Sementara puluhan pemuda lainnya dipaksa mendorong motor mereka untuk disita. Tindakan tegas ini diambil karena peserta balap liar selalu melanggar aturan. Aksi pemuda di Jember itu memang sudah kelewat batas. Selain menggunakan jalan raya untuk aksi ilegal, mereka juga mengubah knalpot motor menjadi knalpot brong, sehingga menimbulkan suara yang berisik.

“Di tempat ini sering sekali dijadikan untuk balap liar. Padahal ramai banyak kendaraan. Selain itu motor mereka juga bising dan mengganggu sekali. Karena itu, kami berharap polisi bertindak tegas kepada mereka,” kata salah seorang warga bernama Sutrisno.

Atas keluhan itulah, Tim Alap-Alap Polres Jember langsung mendatangi lokasi kejadian. Di tempat itu, petugas mendapati puluhan anak muda yang memang melakukan aksi balap liar. Saat polisi datang mereka sempat berpura-pura duduk di warung kopi di  pinggir jalan. Namun, polisi tetap mendatangi mereka dan memeriksa surat-surat kendaraan. Saat penggeledahan itulah polisi menemukan satu bungkus plastik kecil berisi narkoba jenis sabu-sabu yang diselipkan ke dalam saku celana pelaku balap liar.

(k/red)