Surabaya, BeritaTKP.com – Puluhan satwa endemik Papua yang berstatus dilindungi berhasil diamankan Pom Koarmada II. Puluhan satwa endemik Papua ini serahkan langsung oleh Danpom Koarmada II, Kolonel Laut Sugeng Tri kepada perwakilan BKSDA Jatim yakni Kasi Perencanaan Perlindungan dan Pengawetan (P3) BKSDA Jatim, Nurrohman.

30 satwa tersebut diantaranya yakni, Nuri Kepala Hitam, Cenderawasih, Kakatua Raja, Kakatua Jamul Kuning dan Kangguru Papua.

Sementara Danpom Koarmada II, Kolonel Laut (PM) Sugeng Tri mengatakan satwa tersebut telah diamankan di Pom Koarmada II dari hasil operasi yang digelar Koarmada II. “Kami sudah berkoordinasi kemarin dengan pihak BBKSDA Jatim terkait penyerahan satwa dan penyiapan tempat sangkar/kandang burung, dan baru hari ini pihak BKSDA Jatim siap menerima satwa tersebut dari Pom Koarmada II,” ujar Danpom Koarmada II Sugeng Tri, Minggu (4/9/2022) kemarin.

Mendengar berita ini, TNI AL akan menindak tegas dan memberikan sanksi oknum TNI AL yang membawa dan memelihara hewan satwa meski ketidaktahuan dan tidak untuk diperjualbelikan. “TNI AL akan memberikan sanksi tegas kepada oknum yang melakukan pelanggaran untuk memberikan efek jera. Dan menjadikan pelajaran bagi siapapun khususnya ABK yang membawa serta memelihara hewan satwa yang dilindungi karena ketidaktahuannya,” ungkap Kolonel Sugeng.

Sedangkan Panglima Koarmada II Laksda TNI T.S.N.B. Hutabarat, juga menekankan seluruh prajurit Koarmada II tentang pentingnya melindungi satwa liar endemi dan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah. “Untuk itu ke depan akan dilaksanakan kerja sama dengan BBKSDA setempat mengadakan sosialisasi terkait satwa yang dilindungi sebagai pembelajaran bagi para prajurit TNI AL,” ujar T.S.N.B Hutabarat.

Pada kesempatanya yang sama, Kasi Perencanaan Perlindungan dan Pengawetan (P3) BKSDA Jatim, Nurrohman mengatakan pihaknya telah menerima penyerahan satwa yang diserahkan langsung Danpom Koarmada II Kolonel Laut Sugeng Tri. “Kami telah menerima satwa dari Danpom Koarmada II, selanjutnya, kami akan segera mengembalikan satwa-satwa tersebut ke habitat aslinya”, ujar Nurrohman.

BKSDA Jatim berharap bisa menjalin kerjasama dengan TNI AL untuk memberikan sosialisasi kepada prajurit TNI AL tentang satwa yang dilindungi, melaksanakan pelestarian alam khususnya bagi satwa yang hampir punah, serta berharap untuk bisa menitipkan ke KRI TNI AL untuk melaksankan pengembalian satwa-satwa yang akan dikembalikan ke habitat aslinya diseluruh Indonesia sebagai bentuk pelestarian satwa yang dilindungi. (Din/RED)