Lamongan, BeritaTKP.com – Perlintasan kereta api tanpa palang pintu dan penjaga di Kabupaten Lamongan kembali memakan korban jiwa. Seorang pria tanpa identitas tewas tertabrak kereta api di perlintasan rel wilayah Desa Rejosari, Kecamatan Deket, Rabu (4/3/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.17 WIB di jalur rel KM 191+0, tepatnya di antara petak jalan Stasiun Lamongan–Stasiun Duduk, Dusun Gajah, Desa Rejosari.
Kereta api yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah KA Anjasmoro nomor 05042 yang melaju dari arah barat menuju timur atau dari Surabaya.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait insiden tersebut.
“Sekitar pukul 08.17 WIB petugas piket Polsek Deket menerima laporan dari warga bahwa telah terjadi kecelakaan kereta api yang menabrak seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya,” ujar Hamzaid, Rabu (4/3/2026).
Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Deket bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban.
Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RS Muhammadiyah Lamongan untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dapat melapor ke Polsek Deket atau Polres Lamongan,” tambah Hamzaid.
Perlintasan Tanpa Penjaga Kerap Memakan Korban
Sebelumnya, perlintasan kereta api tanpa penjaga di Lamongan juga sempat menelan korban jiwa.
Pada 23 Februari 2026, seorang pengendara sepeda motor bernama Wardi (68) tewas tertabrak kereta api barang di perlintasan KM 161+6 Desa Plaosan, Kecamatan Babat.
Saat kejadian, palang pintu perlintasan diketahui tidak tertutup karena petugas penjaga sudah tidak berada di lokasi.
Peristiwa berulang tersebut membuat keberadaan perlintasan kereta api tanpa penjagaan di Lamongan kembali menjadi sorotan dan perhatian serius, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.(æ/red)





