
Pasuruan, BeritaTKP.com – Riyadi (25), pemuda yang diduga melakukan upaya bunuh diri dengan menyayat leher dan perutnya sendiri, dikabarkan kini sudah meninggal dunia. Korban meninggal dunia pada Jumat (3/11/2023) sekitar pukul 18.00 WIB.
Pemuda asal Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, tersebut sempat mendapatkan pertolongan dan dirawat di rumah sakit selama 3 hari. “Iya meninggal dalam perawatan di RSUD Bangil,” kata Kapolsek Kraton AKP Zudianto, Minggu (5/11/2023) kemarin.
Sebelum ditemukan bersimbah darah dengan luka sayatan di leher dan perut, korban mulanya datang ke warung dengan motor Honda Beat putih nopol N 2778 W. Ia kemudian memesan es teh lalu meminumnya.
Setelah diminum, korban kemudian ke belakang warung yang merupakan persawahan. Kurang lebih satu jam kemudian, ia muncul dari belakang warung dengan kondisi penuh luka, lalu terkapar.
Perisiwa yang terjadi pada Rau (1/11/2023) pagi lalu tersebut pun dilaporkan ke polisi. Tidak lama kemudian ambulans datang dan korban dievakuasi ke RSUD Bangil. Korban masih menjalani perawatan.
Polisi turun tangan melakukan penyelidikan. Hasilnya diungkapkan bahwa korban melakukan percobaan bunuh diri. “Indikasi bunuh. Berdasarkan keterangan kakak ipar dan paman dari istri korban, satu bulan yang lalu saat jemput istrinya ngajar di salah satu TK, sudah pernah bawa pisau kecil. Itu disaksikan istri korban dan juga diketahui saat itu kakinya sudah luka,” kata Kapolsek Zudianto.
Zudi menambahkan dugaan itu diperkuat keterangan pemilik warung. Pemilik warung tidak melihat ada orang lain di lokasi. “Kami juga temukan bekas botol obat pertanian, racun kutu daun pertanian yang diduga juga sudah diminum. Tutup botolnya di TKP pertama (sawah), botolnya di TKP kedua depan warung,” jelas Zudi. (Din/RED)





