Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Nicolas Bagas YK. S.H., M.H. menerangkan bahwa ketiga pelaku sudah melakukan pembuntutan terhadap sasaran semenjak dari wilayah hukum Malang tepatnya di pakis haji yang merupakan distributor rokok bermerek G.

“Dimana rokok tersebut akan dikirimkan ke Madiun, ternyata yang seharusnya rokok tersebut pada tanggal 8 Februari 2023 malam harus tiba di Madiun, namun dari hasil pengecekan oleh manajemen pabrik ternyata menyimpang dari arah yang seharusnya dan GPS kendaraan sudah mati,” tuturnya
Lanjut AKP Nicolas Bagas, diwaktu yang sama pihak menajemen mendapat informasi bahwa driver truck pembawa rokok tersebut ditemukan di daerah Banjar Jawa barat dalam keadaan atau kondisi disekap baik mulut maupun tangan.
“Sedangkan untuk kendraan truck ditemukan di daerah Purworejo Jawa tengah,” katanya
Dijelaskannya lebih dalam, atas kejadian tersebut kemudian pihak manajemen melaporkan ke Satreskrim Polres Ponorogo pada (10/03/2023) dan langsung di tindak lanjuti dengan melakukan serangkaian penyelidikan dengan teknik kepolisian.
“Alhamdulillah pada tanggal 4 maret 2023 tim Resmob Polres Ponorogo berhasil mengamankan tiga orang pelaku M, S dan J di wilayah Jakarta beserta barang bukti. selain ketiga pelaku tersebut, ada dua orang pelaku lain yang saat ini masih DPO yang berinisial Y dan O ,”jelasnya
Para pelaku tersebut merupakan residivis dan pelaku kejahatan lintas provinsi.
Tersangka M sebagai pembawa kendaraan truk, tersangka S berperan membekap dan memborgol korban dan tersangka J membawa mobil Calya putih.
“Otak yang mengatur dari awal sampai akhir ialah DPO inisial O, tugas Tersangka Y memberhentikan truk. Y juga menyamar sebagai polisi dan menggunakan senjata soft gun untuk melumpuhkan sang sopir,” Tutup AKP Nicolas Bagas
Atas Perbuatannya, Para pelaku dikenakan Pasal 365 ayat (2) ke 2 KUHP, yaitu tindak pidana pencurian yang disertai kekerasan dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu.(ERS)





