Bangkalan, BeritaTKP.com – Puncak kemarau membuat sekitar 83 dari 273 desa dan 8 kelurahan yang tersebar di 18 kecamatan, Kabupaten Bangkalan mengalami kekeringan akut.

Mendengar kabar tersebut, Polres Bangkalan dan jajaran polsek setempat bersama dengan PDAM, mulai memasok bantuan sosial air bersih ke desa terdampak kekeringan.

“Giat ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Humas Polri ke 72 tahun 2023,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya, melalui Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Risna Wijayati, S.H, Rabu (04/10/2023) kemarin.

Dropping bantuan air bersih sebanyak 12 ribu liter air tersebut diberikan kepada masyarakat di Desa Banyoneng Laok dan Desa Banyoneng Dajah, kecamatan Geger. 12 Ribu liter air bersih tersebut ditampung dalam 3 unit mobil tangki.

Tim bansos Humas Polres harus menerobos kawasan hutan rakyat. Itupun harus menelusuri ruas jalan makadam, berkelok-kelok dan naik turun. Hal ini dilakukan, sebab posisi Kecamatan Geger berada di perbukitan.

Setibanya di lokasi, ratusan warga di dua desa itu sudah antre menunggu. Mereka beramai-ramai membawa jeriken ukuran sedang dan besar. Semua sudah dijajar rapi di titik lokasi penyaluran air bersih, supaya warga tidak saling berebut ketika rombongan bansos tiba di lokasi.

Tampak hadir dalam kegiatan bantuan droping air bersih itu diantaranya, Kapolsek Geger, AKP Suyitno, S.H., M.H, Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Risna Wijayati, S.H dan kepala desa beserta perangkat desa.

Dijelaskan, problematika krisis air bersih akibat kemarau panjang, tidak hanya dialami oleh warga Kabupaten Bangkalan. Tetapi juga merata terjadi di seluruh daerah di Indonesia. Karenanya, untuk ke depannya, polres masih berkomitmen akan terus memasok bansos air bersih secara bergilir ke semua desa terdampak kekeringan. (Din/RED)