Sidoarjo, BeritaTKP.com – Ternyata tewasnya balita RZ berusia tiga tahun di Sidoarjo bukan karena jatuh dari kamar mandi, melainkan ia dianiaya oleh ayah tirinya sendiri.
Penganiayaan itu dilakukan di Dusun Nyamplung, Desa Sumokali, Candi, Sidoarjo. Korban sempat dibawa ke RSUD Sidoarjo oleh ayah tirinya yang berinisial DS tersebut, namun sebelum tiba di rumah sakit, korban menghembuskan napas terakhirnya.
Kapolsek Porong Kompol Rosulullah menjelaskan ketika melihat kondisi anaknya sudah tak bernyawa, jenazah kemudian langsung dibawa pulang ke rumah ibu kandungnya WA di Desa Kedungsolo. Ketika jenazah akan dimandikan, diketahui terdapat beberapa luka lebam di tubuh korban.
“Karena melihat kondisi seperti itu pihak keluarga dan warga curiga ada kejanggalan akibat kematian si korban,” kata Rosulullah, pada Selasa (2/11).
Dari kecurigaan warga tersebut, warga akhirnya melapor ke Bhabinkantimas Kedungsolo yang rumahnya kebetulan tak jauh dari rumah duka. Warga yang mengetahui kabar tentang dugaan penganiayaan yang dilakukan ayah tiri korban kemudian beramai-ramai mendatangi rumah duka.
“Diduga pelaku penganiayaan, DS, sempat dikeroyok oleh warga. Beruntungnya, anggota Polsek Porong berhasil mengamankan,” ujar Rosulullah.
Setelah mendapatkan keterangan dari DS, polisi langsung membawanya ke Polsek Candi.
“Sementara itu jenazah dibawa ke rumah sakit Pusdiklat Sabhara di Porong untuk dilakukan autopsi,” pungkas Rosulullah.
(k/red)






