Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto

BALIKPAPAN – BeritaTKP– Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan mengamankan seorang mahasiswa yang diduga terlibat aksi penembakan menggunakan senapan angin atau airgun di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur.

Terduga pelaku diamankan setelah tim gabungan dari Polda Kalimantan Timur dan Polresta Balikpapan melakukan penelusuran terhadap rekaman video serta kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto mengatakan, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku sekaligus barang bukti berupa senapan angin yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti senapan angin yang digunakan,” kata Fauzan, Kamis (13/8/2026).

Kejadian Terjadi Rabu Sore

Aksi penembakan tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026, sore hari.

Setelah diamankan, mahasiswa tersebut langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap secara jelas rangkaian kejadian.

Polisi saat ini masih mendalami sejumlah aspek, termasuk bagaimana senapan angin tersebut diperoleh dan digunakan dalam peristiwa tersebut.

Senapan Angin Diperiksa di Laboratorium Forensik

Fauzan menjelaskan, senapan angin yang diamankan masih menjalani pemeriksaan di laboratorium forensik.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan jenis senjata, legalitas kepemilikan, serta peruntukannya. Polisi juga akan mengecek dokumen kepemilikan senjata tersebut guna memastikan apakah diperoleh dan dimiliki secara sah.

“Kami cek seluruh aspek senjata, termasuk dokumen kepemilikan,” ujarnya.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk menentukan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan serta memastikan status barang bukti.

Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selain memeriksa terduga pelaku, penyidik juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi ketika peristiwa terjadi.

Keterangan para saksi diperlukan untuk membantu polisi memastikan kronologi kejadian, posisi terduga pelaku, serta rangkaian peristiwa sebelum dan setelah suara tembakan terdengar.

Rekaman CCTV di sekitar lokasi juga menjadi salah satu bahan yang ditelusuri oleh penyidik untuk mencocokkan keterangan para saksi dengan fakta di lapangan.

Motif Masih Didalami

Hingga Kamis malam, polisi masih mendalami motif di balik aksi penembakan tersebut.

Pihak kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai alasan mahasiswa tersebut melakukan aksinya. Polisi juga meminta masyarakat tidak membuat spekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami imbau warga tidak menyebarkan kabar yang belum jelas sumbernya,” tutur Fauzan.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, saksi-saksi, serta barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh.

Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum menyampaikan secara lengkap motif maupun hasil akhir pemeriksaan terhadap terduga pelaku.(æ/red)