LAMPUNG TIMUR, BeritaTKP – Polisi menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan sekaligus perampokan terhadap Isnandar Ahmad, pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Kabupaten Lampung Timur, Lampung.
Kedua terduga pelaku diketahui bernama Riki Perlian (26) dan Nur Hidayat (39). Keduanya ditangkap di lokasi berbeda oleh tim gabungan Polres Lampung Timur dan Jatanras Polda Lampung pada Selasa dini hari.
Kasatreskrim Polres Lampung Timur, Iptu Muhammad Iksir, mengatakan Riki diamankan di wilayah Lampung Selatan, sedangkan Nur Hidayat ditangkap di Lampung Timur.
“Benar, sudah tertangkap, ada dua orang pelaku. Satu pelaku ditangkap di Lampung Selatan dan satu lainnya di Lampung Timur,” ujar Iksir.
Dalam proses penangkapan, salah satu pelaku disebut melakukan perlawanan sehingga polisi memberikan tindakan tegas terukur. Pelaku tersebut kemudian mendapatkan perawatan medis. Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap lebih lanjut motif dan kronologi kejadian.
Berdasarkan penyelidikan sementara, polisi menduga motif pembunuhan tersebut adalah untuk menguasai harta korban. Kedua pelaku disebut baru mengenal korban melalui media sosial.
Sejumlah barang milik korban diduga dibawa kabur setelah kejadian, di antaranya mobil Mitsubishi Xpander, perhiasan emas, iPhone 17 Pro Max, serta satu unit ponsel Oppo.
Polisi menduga pelaku memanfaatkan aktivitas korban di media sosial untuk mengetahui keberadaan dan kondisi rumah korban sebelum melakukan aksinya. Isnandar diketahui memiliki beberapa aktivitas usaha, seperti jasa rias salon dan fotografer.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga diserang menggunakan senjata tajam jenis belati. Polisi menyebut korban mengalami sekitar 29 luka tusukan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk bagaimana pelaku mengetahui kondisi rumah dan aktivitas korban sebelum melakukan aksi tersebut.(æ/red)





