ILUSTRASI.

Gresik, BeritaTKP.com – Aksi perampasan dengan modus menuduh pukul adik terjadi di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Mendapatkan laporan demikian, polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan di TKP.

Hasilnya, polisi berhasil mengamankan satu pelaku. “Iya benar, kita amankan satu pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan, dilansir dari detikjatim, Minggu (12/11/2023).

Aldhino menambahkan, setelah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, polisi tegah mengantongi ciri-ciri pelaku. “Setelah mengantongi ciri-ciri pelaku, anggota Resmob melakukan patroli. Ternyata pelaku saat itu hendak beraksi kembali,” tambah Aldhino.

Pelaku berhasil membawa kabur satu unit motor dan 3 HP di Balongpanggang. Hal itu, membuat pelaku ketagihan dan mengulangi perbuatannya. Benar saja, pelaku ini kembali beraksi di kawasan Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Namun, sebelum berhasil melancarkan aksinya, polisi terlebih dahulu melumpuhkan satu dari dua pelaku. “Kita amankan satu dari dua pelaku di kawasan Kebomas saat hendak beraksi. Satunya lagi melarikan diri, tapi kita sudah mengantongi identitasnya, saat ini anggota sedang memburunya,” jelas Aldhino.

Aldhino menegaskan akan terus memburu satu pelaku lainnya yang saat ini menjadi DPO. Bahkan, pihaknya tak akan segan menindak tegas apabila berani melawan petugas. “Kepada satu pelaku lainnya, saya imbau untuk menyerahkan diri, karena identitas sudah kita kantongi. Hanya menunggu waktu anda bisa kita ringkus, kalau melawan dan membahayakan petugas, kita tak akan segan menindak tegas terukur,”tegas mantan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya tersebut.

Sementara itu, korban diketahui berinisial EN (15). Remaja asal Mojokerto tersebut sebelumnya dikabarkan menjadi korban kejahatan jalanan. Dia dituduh telah memukul orang. Sejurus kemudian, motornya malah dibawa kabur.

Korban mulanya mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol S 3138 TY bersama temannya AD. Saat berada di depan pasar Balongpanggang, korban dipepet oleh dua orang tak dikenal.

Saat dipepet, kedua orang tersebut membentak korban lalu memintanya untuk berhenti. Kedua pelaku itu menuduh EN telah memukuli adiknya hingga babak belur. Setelah berhenti di sebuah minimarket, EN dibonceng oleh salah satu pelaku menggunakan sepeda motor milik pelaku.

Sepeda motor korban kemudian ditinggal bersama teman korban dan satu pelaku lainnya. Kemudian tak berselang lama, AD ditinggal pelaku lainnya dan membawa kabur sepeda motor korban. (Din/RED)