Lampung, BeritaTKP.com – Ditreskrimum Polda Lampung bersama dengan Satreskrim Polres Mesuji, memburu terduga pelaku penusukan dan penganiayaan terhadap korban berinisial IM (16) di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya.
Atas kejadian itu, membuat warga desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, kasus ini bermula pada Minggu (3/4) sekira pukul 01.00 Wib, korban bersama dengan lima orang rekannya pergi dengan menggunakan mobil Terios warna hitam dari desa Pematang Panggang menuju desa Brabasan KecamatanTanjung Raya Mesuji Lampung.
Saat itu, mereka ingin mengantar Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada dua orang rekannya yang kendaraan motornya sedang kehabisan BBM.
“Setelah bertemu dengan rekannya di depan Pasar Brabasan, korban dan rekan-rekannya nongkrong di depan warung untuk minum es, pada pukul 01.30 Wib, datang sekelompok orang dengan mengendarai sepuluh unit sepeda motor hampir menabrak korban,” kata Pandra dalam keterangannya, Rabu (6/4).
Kemudian, terjadilah cekcok atau adu mulut antara korban dengan para pemotor tersebut. Tidak lama kemudian, terjadilah pengeroyokan terhadap korban.
“Korban ditusuk pada bagian punggung sebanyak tiga tusukan dengan menggunakan sajam. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban dilarikan ke RS Puri Husada, tetapi nyawanya tidak tertolong,” jelasnya.
“Dengan adanya kasus seperti ini Polda Lampung tidak tinggal diam, kita sudah bentuk Tim gabungan Tekab 308 Dit Reskrimum dan Polres Mesuji untuk mengejar para pelaku,” sambungnya.
Ia meminta kepada masyarakat untuk dapat mendoakan pihaknya agar bisa dengan segera menangkap para terduga pelaku tersebut.
“Kami mohon do’a seluruh masyarakat Lampung agar kasus ini dapat segera terungkap, jika masyarakat mendapat informasi tentang keberadaan pelaku segera laporkan ke pihak Kepolisian,” ujarnya.
Sementara itu, Dir Reskrimum Polda Lampung Kombes Reynold Elisa P Hutagalung menambahkan, Polda Lampung membackup sepenuhnya Satuan Reskrim Polres Mesuji dalam penyelidikan kasus serta pengejaran pelaku.
“Dalam kegiatan proses penyelidikan kasus dan pengejaran pelaku, kita sudah bentuk tim, dan akan kami lakukan supervisi-assistensi terhadap penanganan kasus tersebut hingga para pelaku dapat kita tangkap,” tutup Reynold. (RED)






