
Surabaya, BeritaTKP.com – Jajaran Kepolisian Surabaya kini telah membentuk tim khusus setelah ramai diperbincangkan adanya vaksinasi ilegal di wilayah setempat. Kini pihak Polrestabes Surabaya serta Polda Jatim telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga lokasi yang berbeda yang diduga telah dijadikan sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi booster ilegal.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol M Fakih menyampaikan bahwa Satreskrim telah membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan adanya praktik vaksinasi tahap ketiga. Tujuan tim tersebut dibentuk ialah untuk menuntaskan vaksinasi ilegal yang belakangan ini sedang heboh
“Akhirnya kami dari Reskrim langsung menyelidiki di tempat-tempat yang diduga menjadi tempat vaksin booster baik dari video maupun youtube,” pungkas Fakih, Kamis (06/01).
Namun, pihaknya masih belum mendapatkan bukti apapun dalam pemeriksaan lokasi yang diduga sebagai tempat vaksinasi booster tersebut. Di sana, pihak kepolisian hanya meminta keterangan dari pemilik bangunan. “Sementara ini yang kami mintai keterangan adalah pemilik tempat yang dipinjam untuk vaksin tersebut,” paparnya.
Tak hanya itu, Fakih mengatakan bahwa hingga saat ini korban dari penyelenggaraan vaksinasi tahap ketiga tersebut juga belum dimintai keterangan oleh penyidik dari Polrestabes Surabaya. “Sementara korban masih belum kita periksa,” ungkapnya.
Meski begitu sampai sekarang penyelidikan tersebut masih terus berlangsung. Pihaknya akan memanggil orang-orang yang terlibat dalam dugaan adanya vaksinasi ilegal tersebut. “Sementara itu kita dalami dulu untuk yang dipanggil mengarah ke mana dan siapa,” imbuh dia.
(k/red)





