MAKASSAR, BeritaTKP.com – Seorang pemilik indekos di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditemukan tak bernyawa didalam kamar rumahnya yang berada di Jalan Malengkeri Raya, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Senin (23/1/2023) malam. Korban diketahui bernama Andi Risdiyanto (45) alias Andi Anto.

Korban diduga sudah meninggal dua minggu lalu. Sebab, kondisinya sudah mengering dan nyaris tak dapat dikenali.

Petugas saat mengevakuasi jasad pemilik kos yang ditemukan tewas dengan tubuh mengering di rumahnya.

Saat ditemukan, jasadnya sedang terbaring telentang di kasur dalam kamarnya. Kapolsek Tamalate Kompol Irwan Tahir mengatakan, penemuan mayat itu bermula dari laporan dua penghuni kos yang hendak membayar biaya indekos mencium bau tak sedap yang berasal dari dalam rumah korban.

Sebelum ditemukan, kata dia, Salah seorang saksi sempat mencium bau tak sedap pada Minggu (8/1/2023) lalu.

“Kebetulan kamar korban dan kamar saksi bersebelahan. Namun, saat itu mereka mengabaikannya karena mengira hanya bau dari sampah,” katanya.

Saat kedua saksi hendak membayar biaya kontrakan, sambungnya, mereka saling bertanya-tanya ke mana ‘bapak kos’ tidak pernah kelihatan belakangan ini.

Karena curiga, kedua saksi lalu memberanikan membuka pintu rumah pemilik kos dan melihat korban sudah dalam keadaan tak bernyawa.

“Begitu pintu dibuka terlihat banyak lalat beterbangan kedua saksi melihat korban sudah meninggal dunia.” ungkapnya.

Sementara itu penghuni kos yang menemukan korban Yuli mengatakan, awal menemukan korban karena curiga mencium bau busuk di sekitar.

“Ada bau busuk. Sekitar jam 12 lewat. Bulan lalu ketemu dan ketemu di bawah, tanggal 5 Januari terakhir WhatsApp-nya aktif,” katanya.

Kemudian, oleh saksi penemuan itu dilaporkan ke polisi. Petugas yang mendapat laporan itu langsung ke lokasi bersama denga pihak dokkes dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari kamar korban, polisi mengamankan sejumlah barang milik yang berada di sampingnya. Usai melakukan olah TKP selanjutnya jasad korban dievakuasi ke ruang jenazah Dokpol Rumah Sakit (RS) Polri Bhayangkara sambil menunggu pihak keluarga dari korban. Diketahui, korban tinggal seorang diri di kamar sambil menjaga rumah miliknya yang dijadikan rumah kost, sementara keluarga korban berada di kampung halamannya di Kabupaten Bulukumba, Sulsel. (red)