Gresik, BeritaTKP.Com – Nasib yang dialami pemilik caffe Paddock Kopi H Mustofa (46), warga RT 2/RW 1 Desa Abar- Abir, Kecamatan Bungah. Tersimpan uang puluhan juta dan perhiasan raib usai rumahnya disatroni perampok.

Tak lama pelaku mengeluarkan senjata api jenis pistol dan senjata tajam (sajam), pelaku yang berjumlah dua orang itu menyekap penghuni rumah. Mereka adalah istri dan anak pemilik rumah. Istri pemilik rumah Nursiah (35), ditodong pisau di lehernya. Sedangkan, anak korban yang tidur ditodong pistol oleh salah satu perampok.
“Kejadian tersebut terjadi ada Jumat sekitar pukul 02.30 WIB,” pungkas H. Mustofa, 46.
Dia menjelaskan, saat itu dirinya tidak ada di rumah. Dirinya menduga perampok itu masuk dari samping rumahnya.
“Saya menduga perampok masuk dari belakang rumah yang merupakan sawah terus masuk ke lorong samping rumah saya dan ada pintu samping rumah saya tidak di kunci, ” pungkasnya.
Sesuai penjelasan istri korban, ciri – ciri kedua perampok yakni memakai pakaian kaos panjang, celana panjang, bersepatu dan memakai penutup wajah. Satu berpostur tubuh pendek dan satu berpostur tubuh besar tinggi.
“Salah satu perampok menodongkan pisau ke leher istri dengan mengancam akan membunuh anak saya kalau tidak menyerahkan uang tersebut. Sementara anak saya sedang tidur di kasur yang berada di ruang tengah ditunggu pelaku lainya dengan ditodong pistol,” kata dia.
Dari kejadian itu akhirnya uang kas musala sebesar Rp16 juta, perhiasan istri berupa sepasang anting sekitar Rp 15 juta dan uang hasil usaha cafe dibawa kabur perampok.
“Kerugian sekitar Rp 45 juta sampai Rp 50 juta yang dibawa kabur para perampok,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Bungah Akp Sujiran saat di konfirmasi mengaku belum menerima laporan terkait kejadian perampokan tersebut. “Nanti kalau sudah ada laporan akan kami sampaikan,” imbuhnya. (Red)





