MOJOKERTO, BeritaTKP – Kebakaran melanda pabrik mi CV Mulya Agung Sentosa di Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Selasa (18/8/2026) pagi.

Besarnya kobaran api membuat petugas mengerahkan sedikitnya tujuh truk pemadam kebakaran (PMK) serta satu mobil water cannon Brimob untuk melakukan pemadaman.

Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh dua satpam pabrik, Darsi (47) dan Hafid (35), sekitar pukul 05.15 WIB.

Saat melakukan pengecekan setelah melihat kepulan asap, keduanya mendapati api membakar tumpukan kayu yang berada di bagian boiler atau ketel uap.

“Satpam melakukan pengecekan, ternyata ada api yang membakar tumpukan kayu pada bagian boiler (ketel uap),” jelas Heru, Selasa (18/8/2026).

Api Cepat Merambat ke Ruang Produksi

Petugas PMK dari BPBD Kabupaten Mojokerto tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses menuju area boiler masih terkunci.

Kondisi tersebut membuat api semakin cepat merambat ke bagian produksi pabrik mi. Kobaran api juga menghasilkan asap hitam pekat yang membumbung dari area pabrik.

Angin kencang yang berembus di sekitar lokasi turut menyulitkan petugas dalam mengendalikan kobaran api.

“Saat ini, api masih membakar bagian produksi dan api bertambah besar dikarenakan angin kencang,” ujar Heru.

Tangki Gas Jadi Perhatian Petugas

Hingga sekitar pukul 11.30 WIB, api masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Sebanyak tujuh unit truk PMK dan satu mobil water cannon Brimob terus melakukan upaya pemadaman. Petugas juga berkoordinasi untuk memastikan proses pemadaman berjalan aman.

Salah satu hal yang menjadi perhatian petugas adalah keberadaan tangki gas perusahaan di dalam ruang produksi. Tangki tersebut digunakan sebagai bahan bakar untuk proses pembakaran pada boiler.

“Para petugas damkar masih berkoordinasi berupaya memadamkan api. Karena di dalam ruang produksi terdapat tangki gas perusahaan yang digunakan untuk pembakaran boiler,” tandas Heru.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih berjibaku memadamkan kebakaran. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.(æ/red)