CIANJUR, BeritaTKP.com — Mobil yang membawa rombongan pengantar pengantin asal Kabupaten Tasikmalaya mengalami kecelakaan tunggal di Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Senin (5/10/2026).

Mobil bernomor polisi Z 1748 HY tersebut diduga tidak kuat melewati jalan menanjak hingga bergerak mundur dan terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar 8 meter.

Sebanyak delapan orang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Mobil Tak Kuat Menanjak

Kapolsek Takokak AKP Dadang Warman mengatakan kecelakaan bermula ketika kendaraan membawa delapan penumpang melintasi jalan dengan kondisi menanjak.

Mobil diduga tidak mampu melaju di tanjakan. Kendaraan kemudian bergerak mundur hingga sopir kehilangan kendali dan mobil terperosok ke dalam jurang.

Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang mengalami luka berat, sedangkan enam lainnya mengalami luka ringan.

Petugas bersama warga yang mengetahui kejadian langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi korban.

Seluruh korban kemudian dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sopir Ikuti Petunjuk Peta Digital

Kepala Desa Waringinsari Nadir Muharam mengatakan kendaraan tersebut sebelumnya mengikuti petunjuk peta digital melalui telepon seluler.

Petunjuk tersebut membawa rombongan menuju jalan kecil yang memiliki tanjakan cukup curam.

Sopir tetap mencoba melewati jalan tersebut. Namun, kendaraan diduga tidak mampu menanjak sehingga akhirnya bergerak mundur dan masuk ke jurang.

Mobil kemudian terbalik saat berada di dasar jurang dan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kabin.

Evakuasi Berlangsung Sekitar Dua Jam

Kondisi kendaraan yang terbalik membuat sejumlah penumpang sempat kesulitan keluar dari mobil.

Warga sekitar bersama petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap para korban. Mobil yang terperosok juga berhasil dievakuasi setelah proses berlangsung sekitar dua jam dengan bantuan masyarakat setempat.

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengendara agar lebih berhati-hati ketika mengikuti rute dari aplikasi peta digital, terutama saat diarahkan melewati jalan sempit atau medan yang belum dikenal.(æ/red)