Nganjuk, BeritaTKP– Pada tanggal 29/8/2021 tepatnya Hari Minggu Pahing Desa Sukorejo Kecamatan Loceret melakukan kegiatan “bersih desa” atau dikenal dengan Nyadranan dengan tujuan nguri uri budaya desa dimakam punden Desa tempat pemuka desa yang terkenal dengan nama ” Mbah syech Ubal Bakri”yang sebagai membuka / babat pertama kali desa Sukorejo dengan hiburan Tayuban yang dirangkai dengan hiburan lainnya seperti wayang timplong, jaranan, Pengajian.
Kegiatan nyadran ini dimulai sejak tangal 17 Agustus lalu dengan ditandai pagelaran wayang kayu atau biasa disebut wayang timplong di dusun Besuk.
Selanjutnya Seni budaya Tayub (sebagai sarana nguri uri budaya Jawa) yang digelar di area punden makam Syekh Ubal Bakrie merupakan tradisi taunan yang dilakukan masyarakat desa Sukorejo secara turun temurun, Seni Tayub sendiri terdiri dari pemukul gamelan yang disebut tandak dan penari wanita yang memakai pakaian adat Jawa disebut ledek.
Meskipun Tayub merupakan pagelaran tahunan namun antusias masyarakat Desarya Sukorejo masih sangat luar biasa.
Menurut kepala Desa Sukorejo Sutrisno dengan diadakan nyadranan ini mayc untukarakat desa Sukorejo bisa terbebas dari corona-19 serta untuk mengingatkan pentingnya nguri uri budaya Jawa pada umumnya dan budaya desa pada khususnya Desa.
“Rangkaian kegiatan nyadran ini akan Saya tutup dengan pengajian yang rencana akan Saya laksanakan tanggal (30/08/2021)”, pungkas Sutrisno dan nyadranan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat .(Muryati)





