PEKALONGAN, BeritaTKP — Sejumlah kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengalami aksi penggoresan oleh orang tidak dikenal saat terparkir di Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Kajen.
Sedikitnya tiga kendaraan berpelat merah menjadi sasaran dalam aksi tersebut. Pelaku meninggalkan bekas goresan memanjang pada bagian bodi mobil, termasuk kendaraan dinas yang digunakan oleh Bupati Pekalongan dengan nomor polisi G 1 B.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut kendaraan dinas mengalami goresan yang diduga dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Bukan rusak ya, tetapi digores-gores oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan sudah kita pasrahkan kepada kepolisian,” kata Sukirman.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab serta pelaku di balik kejadian tersebut.
Sukirman mengatakan langkah penyelidikan diperlukan karena kendaraan yang menjadi sasaran merupakan aset milik pemerintah daerah. Saat ini, Pemkab Pekalongan juga masih menghitung potensi kerugian akibat aksi tersebut.
“Kita sama-sama sebagai Forkopimda lalu kemudian menyelidiki, karena itu aset kita dan lagi kita hitung kerugiannya. Semoga saja bisa segera teratasi,” ujarnya.
Ia memastikan kendaraan yang mengalami goresan tidak hanya satu unit. Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat tiga mobil dinas yang diduga menjadi sasaran aksi tersebut.
Sementara itu, pihak kepolisian mengaku belum menerima laporan resmi terkait kejadian penggoresan kendaraan dinas tersebut.
Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Candra mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai dugaan pencoretan atau perusakan kendaraan milik Pemkab Pekalongan.
“Belum ada laporan soal itu,” kata Fauzi.
Hingga kini, identitas pelaku maupun motif di balik aksi tersebut masih belum diketahui. Pemerintah daerah dan aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kronologi kejadian.
Sebagai langkah pencegahan, Pemkab Pekalongan berencana memperketat sistem keamanan di lingkungan Rumah Dinas Bupati. Akses bagi masyarakat atau pihak yang tidak berkepentingan juga akan dibatasi.
Penyelidikan lanjutan akan dilakukan untuk memastikan pelaku, motif, serta besaran kerugian yang ditimbulkan akibat dugaan aksi vandalisme terhadap aset pemerintah daerah tersebut.(æ/red)





