Surabaya, BeritaTKP.com – Seorang balita berinisial MTP (4) telah ditemukan tewas dirumahnya  di Jalan Sido Kapasan 1, Kecamatan Simokerto, Surabaya, pada Rabu (10/11) sekitar pukul 22.30 wib.

Menurut keterangan saksi, penyebab tewasnya balita berusia 4 tahun tersebut karena telah dianiaya oleh ibu kandungnya sendiri yang bernama Ari Sulistiyo ,24, dengan cara dibekap dengan bantal.

Informasi yang didapat dari tetangga korban Mustofa (46) menjelaskan bahwa Ari diduga mengidap penyakit gangguan kejiwaan. Hal tersebut diungkapkan oleh Mustofa karena kerap  melihat terduga pelaku tak punya tata krama terhadap ibunya sendiri.

“Kelihatannya dia terkena penyakit gangguan mental. Ibunya saja dipanggil ‘bro’ Mas,” jelasnya, pada Rabu (10/11).

Sedari kecil, MTP hidup bersama neneknya. Baru sebulan yang lalu Ari mengambil paksa balita tersebut.

“MTP sempat sakit lalu diobatkan oleh neneknya, lalu diasuh sejak kecil. Kemudian bayi itu diambil paksa lagi sama ibunya baru sebulan lalu,” ujar Mustofa.

Soal motif terduga pelaku melakukan penganiayaan hingga menewaskan MTP, Mustofa tak mengetahui secara pasti. Namun, dia sempat mengetahui korban memar hampir di sekujur tubuh.

“Kalo soal itu saya tidak tahu. Tapi korban memang memar di bagian mulut kiri dan kanan, tangan lalu paha kiri kanan juga,” pungkasnya.

Di dalam kamar mayat Dr. Soetomo, tampak ibu kandung korban dengan menggunakan baju ungu masuk ke ruang administrasi untuk dilakukan interogasi oleh petugas dari Unit PPA Polrestabes Surabaya.

“Ibunya mengaku telah membunuh anaknya, keterangannya sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter,” ucap salah satu anggota kepolisian.

Dalam pemeriksaan tersebut sang nenek dari korban beserta keluarga yang lain datang. Namun, pihak keluarga enggan berkomentar lebih.

“Maaf mas ini masalah keluarga, kami juga berduka minta tolong ya mas,” tandas perwakilan pihak keluarga. (k/red)