Gresik, BeritaTKP.Com –Digegerkan Warga di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti penemuan seorang mayat perempuan di dalam kamar rumahnya dengan kondisi terlungkup di lantai dengan bersimbah darah  Jumat (9/7).

Saat mengevakuasi mayat perempuan yang sudah membusuk.

Petugas polisi hingga kini Minggu (11/7) masih melakukan penyelidikan tentang misteri kematian seorang perempuan tersebut. Saat berawal diketahui oleh tetanganya, kondisi perempuan sudah tidak bernyawa dan  terkunci dari dalam kamar.  Diketahui perempuan bernama Erni Kristianah (36),  seorang janda anak satu warga RT 4 RW 2 , Desa Bringkang, Kecamatan Menganti ditemukan  dalam keadaan membusuk di dalam rumah dengan beberapa luka di tubuhnya.

Dihimpun informasi, ditemukan oleh saudara iparnya, yaitu  Sri dan dua keponakannya Fitri dan Bagus.  Sriati (44), kerabat korban menuturkan tidak menyangka adik iparnya itu tewas dengan cara tidak wajar. Saat itu korban pamit ke Sidoarjo rumah saudaranya. Sampai dua hari sebelum kejadian, telepon seluler milik korban sudah tak bisa dihubungi. Sriati pun langsung mengecek ke rumah korban yang tidak jauh dari tempatnya tinggal. Namun saat berada di lokasi, posisi rumah korban tertutup rapat tetapi lampunya masih menyala. “Saya semakin kuatir, lalu saya minta anakku Bagus untuk melihat dari atas atap kamar,” tuturnya. Bagus mengecek menggunakan tangga melihat dari ventilasi udara kamar korban, dia melihat mayat korban sudah terbujung kaku setengah tengkurap.

Di sekitar korban sudah penuh darah. Pakaian korban dalam keadaan setengah terbuka dengan bagian dada. Kepala ditutupi baju daster warna biru yang dipakai korban.  “Mengetahui korban meninggal saya langsung syok dan terlihat ada luka di bagian kepala dan wajahnya. Lalu saya segera lapor ke RT dan kepolisian,” terangnya.

Sementara Ketua RT Suwaib saat ikut mengevakuasi korban membenarkan adanya luka pada tubuh korban.  “Luka di bagian kepala. Kepala ketutup daster dan selimut,” katanya.

Kepala Desa Bringkang Sukarno menjelaskan bahwa korban adalah seorang janda serta ibu rumah tangga. Korban telah ditinggal mati suaminya sudah sekitar dua bulan lebih.

Selama ini korban diketahui berada di rumah seorang diri, karena anaknya berada di luar kota. Hingga berita ini diturunkan, pihaknya belum mengetahui penyebab kematian warganya itu. “Saat kejadian di rumah sendirian, anaknya ada di Sidoarjo,” pungkasnya.

Saat di konfirmasi Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Bayu Febrianto Prayoga membenarkan penemuan mayat perempuan  di daerah Menganti dengan korban atas nama Erni. Namun pihaknya masih belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban.  “Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman mas,” ujarnya. Diketahui jenazah korban telah dikebumikan di daerah asalnya di Desa Dungus, Sidoarjo dan rumah korban telah dipasang garis police line .  (Red)