Malang, BeritaTKP.com – Nasib nahas menimpa DF, warga Dusun Ngebyongan, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) tersebut mengalami kecelakaan air saat latihan rafting bersama temannya.

DF hilang usai terkena hempasan arus banjir yang tiba-tiba datang saat ia latihan raftiing. “Saat air datang pertama korban masih bisa berpegangan pohon bambu, tapi begitu air datang yang kedua korban terhempas dan tidak terlihat lagi,” terang, Eko Rescue 020, Jumat (14/6/2024).

Eko menuturkan, saat kejadian teman-teman korban berusaha untuk menolong, akan tetapi air yang kedua memiliki volume lebih besar hingga korban terhempas dan hilang. Meski korban menggunakan safety lengkap, korban tetap terbawa arus air.

Kejadiannya sendiri sekitar pukul 16.44 WIB. Memang saat mereka latihan kondisi di Kepanjen panas, namun untuk wilayah Malang kota mengalami hujan deras sehingga sungai yang tadinya debit airnya normal tiba-tiba menjadi besar. “Petugas gabungan relawan dari berbagai satuan regu masih melakukan pemantauan,” kata Eko.

Eko menambahkan, terkait kejadian laka air tersebut sudah dilaporkan ke Basarnas Surabaya, pencarian akan dilakukan besok pagi. Karena saat ini kondisi cuacanya gelap dan volume airnya masih besar. “Disamping itu juga menunggu arahan dari Basarnas, karena saat ini sudah menuju ke Malang,” tutupnya.

Perlu diketahui saat ini petugas yang melakukan pemantauan, dari BPBD, PMI Kabupaten Malang, Koramil, Polsek Kepanjen dan beberapa relawan lainnya. Petugas gabungan melakukan pemantauan. @red